ASK
ME

REGISTER
NOW

Unika Atma Jaya Raih Gold Winner Kategori Pembelajaran Internasional

12/23/2025 12:00:00 AM


Unika Atma Jaya (UAJ) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional sebagai Gold Winner pada Kategori Pembelajaran Internasional, dengan Sub Kategori Perguruan Tinggi Swasta dengan Kinerja Mobilitas Mahasiswa Terbanyak (Bergelar). Penghargaan ini diterima oleh Wakil Rektor Bidang Inovasi, Penelitian, Kerja Sama dan Alumni UAJ,  Yanti, S.Si., M.Si., Ph.D., dalam ajang Anugerah Diktisaintek 2025, Graha Diktisaintek, Jakarta (19/12).

Bagi Yanti, pencapaian ini mencerminkan komitmen UAJ dalam mendorong mobilitas mahasiswa sebagai bagian dari strategi penguatan kualitas pendidikan tinggi serta peningkatan daya saing di tingkat nasional dan global. “Anugerah ini menjadi wujud nyata komitmen kami sebagai universitas unggul dan berdaya saing global,” ungkapnya.

Menanggapi anugerah pembelajaran internasional yang diraih universitas, Head of International Office Unika Atma Jaya, Adre Zaif Rachman, menyampaikan apresiasinya atas capaian tersebut.

“Anugerah ini menjadi pengakuan atas kontribusi International Office bersama fakultas dan dosen dalam mengembangkan pembelajaran internasional yang bermutu dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Dengan ini, posisi UAJ sebagai institusi pendidikan tinggi, konsisten mendukung mobilitas mahasiswa secara internasional dan penguatan ekosistem pendidikan tinggi yang inovatif, kolaboratif, serta berorientasi pada dampak.

Diselenggarakan di Graha Diktisaintek, Jakarta, Anugerah Diktisaintek 2025 merupakan bentuk apresiasi atas kontribusi dan kinerja luar biasa dari berbagai pihak dalam ekosistem pendidikan tinggi, sains, dan teknologi di Indonesia.

Sekjen Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Prof. Ir. Togar Mangihut Simatupang, M.Tech., Ph.D., IPU.,  menjelaskan bahwa proses pemberian penghargaan dilakukan melalui tahapan yang komprehensif dan melibatkan dewan juri. “Penilaian didasarkan pada penarikan serta analisis data kinerja untuk menilai masing-masing peserta secara objektif dan terukur,“ jelasnya. 

Sementara itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D,  menyampaikan bahwa anugerah ini bukanlah garis akhir, melainkan penanda kepercayaan pemerintah kepada seluruh pemangku kepentingan pendidikan tinggi yang telah berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.


“Saya sangat mengapresiasi kerja keras dan etos kerja Bapak dan Ibu semua. Setiap upaya yang dilakukan merupakan wujud nyata peran insan pendidikan tinggi sebagai pahlawan pembangunan sumber daya manusia Indonesia,” ujar Brian.

Pada tahun ini, Anugerah Diktisaintek menghadirkan 15 subkategori dengan total 572 penghargaan, yang meliputi Anugerah Mitra Pendukung Diktisaintek, Anugerah Bidang Pengawasan, Anugerah Pendidikan Tinggi, Anugerah Sains dan Teknologi, Anugerah Riset dan Pengembangan, Anugerah Data dan Informasi,  Anugerah Pembiayaan Pendidikan Tinggi, Anugerah Protokol, Anugerah Humas, Anugerah Kerja Sama, Anugerah Perencanaan, Anugerah Jurnalis dan Media, Anugerah Mitra Kerja Strategis Bidang Hukum, Anugerah Keuangan dan BMN, dan Anugerah Pegawai Berprestasi.

(CHA)