ASK
ME

REGISTER
NOW

Peringati Hari Anti-Korupsi Internasional, UAJ Dukung Implementasi ESG Lewat Responsible Business Forum 2025

12/5/2025 12:00:00 AM



Jakarta – Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya menegaskan komitmennya terhadap penguatan integritas dan praktik anti-korupsi di lingkungan kampus melalui partisipasi aktif dalam Responsible Business Forum 2025. Mengusung tema ”Anti-Corruption at the Heart of ESG: Driving Sustainable Development and Impact Investment”, kegiatan ini berlangsung di Main Hall, Bursa Efek Indonesia, pada Kamis (4/12).

 

Dari Unika Atma Jaya, hadir Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Dr. Irenius Dwinanto Bimo, S.E., M.Si., Kepala Program Studi (Kaprodi) Manajemen, Benedektus Elnath Aldi, S.E., M.Si., CertDA, dan Dosen Program Studi Ekonomi Pembangunan, Ir. Harry Seldadyo Gunardi, M.E., M.A., Ph.D.

 

Kehadiran tim FEB UAJ dalam forum ini relevan dengan fokus kajian di bidang ekonomi, manajemen, dan investasi, khususnya dalam memahami keterkaitan antara Environmental, Social, and Governance (ESG), investasi berdampak, dan pembangunan berkelanjutan. Sebagai institusi pendidikan tinggi yang menjunjung nilai integritas dan tata kelola berkelanjutan, partisipasi ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam implementasi ESG di lingkungan pendidikan tinggi.

 

“Dukungan terhadap gerakan anti-korupsi merupakan bagian dari komitmen UAJ terhadap nilai Profesional dan Peduli. Integritas menjadi dasar agar pencapaian ekonomi mampu berjalan beriringan dengan pemulihan lingkungan dan dampak sosial yang berkelanjutan. Dalam konteks ini, akademisi memegang peran strategis sebagai pengawal standar etika serta pencetak calon pemimpin yang menjunjung tinggi tata kelola bersih.“jelas Bimo.

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Anti-Korupsi Internasional yang diselenggarakan oleh United Nations Global Compact Networks Indonesia (IGCN) berkolaborasi dengan United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) Indonesia, The IIAC - GRC Community, dan Bursa Efek Indonesia (BEI). Bertujuan membahas integritas dan transparansi sebagai fondasi pencapaian agenda pembangunan berkelanjutan 2030, acara ini menghadirkan para ahli dan praktisi dari sektor bisnis, pemerintahan, serta akademisi.

 

Berfokus pada penerapan prinsip ESG dalam dunia bisnis dan investasi, Responsible Business Forum 2025 menekankan bahwa integritas dan anti-korupsi harus menjadi fondasi utama agar ESG tidak bertindak sebagai komitmen simbolik semata.

 

Dalam sambutannya, Head of Office UNODC Indonesia, Erik Van Der Veen, menyoroti pentingnya penyelarasan standar anti-korupsi di Indonesia dengan standar internasional, serta keterkaitannya dengan tata kelola dan implementasi ESG di sektor publik maupun swasta.




“Kita memiliki acuan internasional yang kuat dalam hal integritas tata kelola, dan bisnis. Konvensi PBB tentang Pemberantasan Korupsi menetapkan standar global yang dapat dijadikan acuan kerangka kerja ESG. Transparansi, akuntabilitas, dan integritas berada di inti konvensi tersebut dan mereka sama pentingnya baik di sektor swasta maupun di sektor publik," ujarnya.

 

Melalui keikutsertaan dalam forum ini, UAJ menegaskan posisinya sebagai bagian dari ekosistem yang ikut serta mendukung praktik bisnis bertanggung jawab, investasi berintegritas, serta tata kelola yang transparan dan akuntabel.

(STV)