ASK
ME

REGISTER
NOW

Menguak Kunci Kejelasan Bahasa Inggris dalam Disertasi Ulfah Ridhwan Dirham

12/16/2025 12:00:00 AM


Dalam proses belajar Bahasa Inggris, sering kali orang berfokus pada pertanyaan klasik, ‘Mau pakai British accent atau American accent ya?’. Padahal ada hal yang lebih penting daripada sekadar memilih aksen, ‘Apakah bahasa inggris kita dapat dipahami orang lain?’.

Pertanyaan sederhana itulah yang menjadi titik awal penelitian Ulfah Ridhwan Dirham, mahasiswa Program Studi Doktor Linguistik Terapan Bahasa Inggris. Dalam sidang ujian terbuka pada Kamis, 20 November 2025, di Gedung Yustinus, Kampus Semanggi, Ulfah menyoroti satu aspek penting yang sering terabaikan dalam pembelajaran Bahasa Inggris, yaitu intelligibility atau kejelasan tutur.

Dalam disertasinya yang berjudul ‘Investigating The Intelligibility Of English Pronunciation Features Of Indonesia Non-Native English-Speaking (INNES) Lecturers: A Case Study Of English As A Foreign Language (EFL)’, Ulfah meneliti pemahaman mahasiswa terhadap ucapan dosen English as a Foreign Language (EFL) sebagai Indonesian Non-Native English-Speaking (INNES) lecturers.


Penelitian ini menguji tiga faktor utama yang berpengaruh pada intelligibility, yaitu familiarity (keakraban dengan aksen atau pelafalan dosen), syntactic cues (petunjuk struktur kalimat) dan lexical frequency (frekuensi kata atau suara yang umum digunakan sehari-hari). Menggunakan metode kuantitatif dengan Mann-Whitney Test, Ulfah melibatkan dua kelompok pendengar, yaitu in-group (6 orang yang familiar dengan suara dosen) dan out-group (6 orang yang belum pernah mendengar).

Temuan Ulfah menunjukkan adanya kendala kejelasan saat dosen INNES mengajar menggunakan Bahasa Inggris.

“Sebanyak 57% kata yang diucapkan oleh dosen Indonesia dalam bahasa Inggris tidak terdengar jelas karena pengucapan vokal dan konsonan yang kurang tepat,” jelas Ulfah.

Ia menambahkan bahwa mahasiswa yang sering mendengarkan suara dosen cenderung lebih mudah memahami tuturan tersebut. Selain itu, pengulangan dan struktur kalimat yang logis sangat membantu pemahaman, lebih signifikan daripada aksen yang sempurna.

“Implikasi dari penelitian ini menegaskan bahwa dalam konteks EFL dan pengajaran pronunciation perlu memprioritaskan aspek yang meningkatkan intelligibility sebagai faktor kunci dalam efektivitas komunikasi,” pungkasnya.

Laporan: DEL/CHA

(CHA)