ASK
ME

REGISTER
NOW

Unika Atma Jaya Jadi Kampus Swasta Pertama yang Buka Program Studi Spesialis Kedokteran Olahraga

12/18/2025 12:00:00 AM



Jakarta – Kebutuhan akan dokter spesialis kedokteran olahraga di Indonesia terus meningkat, sementara jumlah dan persebarannya masih sangat terbatas. Menjawab tantangan tersebut, Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya (UAJ) melalui Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) secara resmi membuka Program Studi (Prodi) Spesialis Kedokteran Olahraga (SpKO) pada (12/12) di Auditorium FKIK UAJ, Gedung Klara Lt.4, Kampus Pluit.


Pembukaan prodi baru ini menjadikan UAJ sebagai perguruan tinggi swasta pertama yang memiliki prodi SpKO di Indonesia. Kehadiran prodi SpKO diharapkan dapat menjawab kesenjangan antara kebutuhan layanan kesehatan olahraga dan ketersediaan sumber daya manusia di bidang tersebut.


Acara peresmian diawali dengan sambutan dari Dekan FKIK UAJ, Dr. dr. Felicia Kurniawan, M.Kes, yang mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya pembukaan Prodi SpKO. Ia menjelaskan bahwa berdirinya SpKO telah melalui berbagai proses perencanaan yang panjang dan matang. Felicia berharap prodi SpKO dapat memberikan sumbangsih nyata bagi masyarakat dan negara serta menjadi kontribusi positif UAJ dalam pengembangan layanan kesehatan di Indonesia.




“Harapannya, kita semua dapat bekerja sama dengan baik agar Unika Atma Jaya terus memberikan kontribusi positif bagi perkembangan kesehatan di Indonesia. Kami akan terus melakukan yang terbaik,” jelasnya.


Kegiatan dilanjutkan dengan laporan dari Ketua Prodi SpKO FKIK UAJ, Dr. dr. Ignatio Rika Haryono, Sp.KO, Subsp.ALK(K), menjelaskan latar belakang berdirinya prodi ini. Ia menyampaikan bahwa prodi SpKO pertama kali dibuka pada tahun 1990 di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Sementara itu, prodi SpKO FKIK UAJ menjadi yang kedua di Indonesia, sebagaimana tercantum dalam Salinan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kepmendiktisaintek) Nomor 889/B/O2025.


Ia memaparkan tantangan serius terkait keterbatasan jumlah dokter spesialis kedokteran olahraga, distribusi dokter spesialis kedokteran olahraga yang masih terkonsentrasi di wilayah jabodetabek, hingga tantangan kesehatan masyarakat saat ini yang ditandai oleh rendahnya tingkat partisipasi olahraga serta tingginya risiko cedera akibat aktivitas fisik yang tidak terpantau secara medis.


Memiliki prospek karier yang strategis, Prodi SpKO UAJ dirancang untuk menghasilkan lulusan dengan beragam peran, mulai dari penyedia layanan kesehatan, komunikator, pengambilan keputusan, advokat kesehatan, manajer, kolaborator, hingga peneliti. Prodi ini mengembangkan keilmuan dalam penanganan cedera sendi dan otot, khususnya pada bahu dan tungkai, melalui pendekatan latihan fisik untuk pencegahan serta penanganan cedera akut, cedera kronik, pra-operasi, dan pasca-operasi.




Untuk mewujudkan misi tersebut, prodi ini hadir dengan kurikulum interdisipliner yang komprehensif, interaktif, integratif, dan kolaboratif, disertai dengan penguatan riset, serta pembentukan lulusan dengan keterampilan klinik berbasis pendekatan holistik.


Acara puncak ditandai dengan seremonial peresmian dan pemotongan tumpeng, dilanjutkan dengan kunjungan fasilitas yang terletak di Rumah Sakit Atma Jaya bersama para undangan dan pejabat prodi.


Melalui pembukaan prodi ini, FKIK UAJ menegaskan komitmennya untuk berkontribusi dalam pengembangan layanan kedokteran olahraga dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia secara berkelanjutan.

(STV/LAU)