ASK
ME

REGISTER
NOW

Laporan Kegiatan PKM-K PIMNAS 37




Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) adalah program pemerintah yang bertujuan mendorong mahasiswa mengembangkan ide bisnis inovatif. Pada tahun 2024, dua kelompok dari Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Mourning Glory dan PlantLab, berhasil mendapatkan pendanaan PKM-K. Kedua kelompok ini merupakan peserta program Spark Course di AJIB. Mourning Glory menawarkan jasa pemeliharaan makam keluarga berbasis aplikasi, sementara PlantLab mengembangkan dekorasi tanaman dalam botol dengan teknologi kultur jaringan. Dari dua kelompok ini, kelompok PlantLab berhasil melaju ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 37.


Kelompok PlantLab terdiri atas Finna Huang, Felicia Wihardjo, Hellene Kartika Metta Ariyani, dan Cathleen dari Fakultas Teknobiologi (FTb). Sementara itu, kelompok Mourning Glory awalnya diisi oleh Stefanus Adrian (FT), Nathania Jonathan (FTb), Gabriella Inka Putri Tjahjono (FT), dan Gisella Reiko Adelia (FTb). Setelah pendanaan PKM-K, Stefanus Adrian digantikan oleh Kezia Rambu (FT). Kedua kelompok ini memanfaatkan pendampingan intensif dari AJIB untuk mengembangkan dan menyempurnakan konsep bisnis mereka.




PIMNAS 37 dilaksanakan pada Oktober 2024 di Universitas Airlangga, Surabaya. Tim PlantLab memanfaatkan kesempatan ini untuk mempresentasikan produk mereka di hadapan dewan juri. Fokus mereka adalah menonjolkan keunggulan teknologi kultur jaringan dalam menciptakan produk dekorasi tanaman yang minim perawatan. Meskipun belum meraih penghargaan, tim PlantLab mendapat apresiasi atas ide inovatif mereka dan memperluas jaringan dengan peserta dari universitas lain.


Evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan sebelum PIMNAS 37 telah cukup mendalam, tetapi simulasi presentasi dan pelatihan menjawab pertanyaan juri masih dapat ditingkatkan. Dukungan logistik selama kegiatan PIMNAS berjalan lancar, namun perlu ada peningkatan untuk memastikan kenyamanan peserta di lokasi lomba. Bagi Mourning Glory, tantangan terbesarnya adalah menyempurnakan model bisnis mereka untuk dapat bersaing di kompetisi serupa di masa depan.


Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi peserta, terutama dalam mempersiapkan bisnis inovatif mereka untuk tingkat kompetisi nasional. Sebagai tindak lanjut, pendampingan lebih awal dengan fokus pada penguatan strategi komunikasi dan simulasi lomba dapat dilakukan untuk meningkatkan peluang keberhasilan di masa mendatang.