ASK
ME

REGISTER
NOW

Kelola Emisi Karbon Dengan Carbon Accounting




Jakarta – Penyebaran emisi karbon yang tidak terkontrol dapat mengganggu kesehatan manusia, pemanasan global, kerusakan ekosistem, dan perubahan iklim ekstrim. Emisi ini dapat dihasilkan melalui proses produksi, penggunaan energi, hingga operasional perusahaan. Masalah inilah yang mendorong terciptanya regulasi dalam upaya mengontrol kadar karbon dioksida yang dihasilkan oleh perusahaan.  


Emisi karbon merupakan pelepasan gas rumah kaca, terutama karbon dioksida yang berbahaya bagi manusia dan lingkungan. Seiring meningkatnya perhatian terhadap keberlanjutan lingkungan, perusahaan penghasil emisi karbon tersebut dituntut untuk dapat mengelolanya secara bertanggung jawab. 


Dilansir dari Indonesia Environment & Energy Center, pemerintah Indonesia menargetkan penurunan  sebesar 23% pada tahun 2035. Langkah ini merupakan bagian dari upaya mencapai Net Zero Emission (NZE) pada 2060 atau lebih cepat. Target ini didukung oleh berbagai regulasi dan kebijakan yang melibatkan sektor industri, energi, hingga transportasi.


Kondisi tersebut mendorong kehadiran carbon accounting yang bertanggung jawab dalam proses pengukuran, pencatatan, dan pelaporan emisi karbon yang dihasilkan oleh aktivitas perusahaan. Menurut laman Greenly, carbon accounting atau dikenal juga akuntansi gas rumah kaca, adalah proses mengukur, melacak, dan melaporkan emisi karbon dioksida dan gas rumah kaca lainnya yang dihasilkan oleh suatu organisasi.


Melalui carbon accounting, perusahaan dapat memetakan jejak karbon, merancang strategi pengelolaan emisi yang efektif, serta menyusun laporan kinerja keberlanjutan secara akurat untuk pemangku kepentingan. Pendekatan ini membantu perusahaan mengambil keputusan berbasis data sekaligus memperkuat citra perusahaan yang memiliki komitmen kuat terhadap keberlanjutan lingkungan.


Namun, efektivitas sistem ini bergantung pada integritas data yang dikelola. Di sinilah keahlian seorang Akuntan dibutuhkan. Akuntan merupakan orang yang bertanggung jawab untuk memastikan data emisi dilaporkan secara akurat, menghindari risiko greenwashing, dan memastikan data sesuai dengan regulasi yang berlaku.


Menjawab kebutuhan ini, Program Studi (Prodi) Magister Akuntansi (MAK) Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya (UAJ) menghadirkan mata kuliah Carbon Accounting. Mengantongi akreditasi Baik Sekali oleh LAMEMBA dan kurikulum inovatif berstandar internasional, MAK UAJ didukung integrasi sertifikasi global dan metode perkuliahan yang fleksibel sehingga dapat menyiapkan lulusan yang adaptif, beretika, dan siap memberikan dampak di dunia kerja.


Bagi #SahabatAtma yang ingin melangkah lebih jauh dalam dunia akuntansi dan berkontribusi dalam praktik bisnis berkelanjutan, dapat langsung menggali informasi pendaftaran melalui join.atmajaya.ac.id.

(STV)