ASK
ME

REGISTER
NOW

Pulang ke Almamater, CEO SMBC Indonesia Bagikan Perjalanan Transformasi Perbankan

12/23/2025 12:00:00 AM


Jakarta, 4 Desember 2025 – Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya menghadirkan alumni inspiratif melalui kegiatan C-Talk: Perjalanan Transformasi SMBC Indonesia, dengan menghadirkan CEO PT Bank SMBC Indonesia Tbk, Henoch Munandar, alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unika Atma Jaya angkatan 1989.

Kegiatan dibuka dengan sambutan Rektor Unika Atma Jaya, Prof. Dr. dr. Yuda Turana, Sp.S(K), yang menegaskan bahwa kekuatan perguruan tinggi terletak pada kontribusi para alumninya.


“Kampus memiliki peran strategis sebagai ruang pembelajaran sekaligus tempat membangun jejaring dan mendengar langsung pengalaman nyata dari para pelaku industri. Kehadiran alumni untuk berbagi praktik dan realitas di lapangan menjadi kunci agar generasi muda tidak tertinggal dan tetap kompeten menghadapi perubahan zaman. Universitas besar bukan karena rektornya yang hebat, melainkan karena alumninya yang hebat,” ujarnya.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Yustinus Lantai 14, Kampus Semanggi ini, menjadi momen kembalinya Henoch Munandar ke almamaternya setelah menempuh perjalanan panjang di dunia perbankan.Henoch membagikan pengalaman kariernya sejak lulus kuliah hingga menjabat sebagai CEO PT Bank SMBC Indonesia Tbk yang saat ini menaungi lebih dari 30.000 tenaga kerja.

Henoch memaparkan transformasi PT Bank SMBC Indonesia Tbk, yang sebelumnya dikenal sebagai PT Bank Tabungan Pensiun Nasional (BTPN) Tbk. Setelah diakuisisi sepenuhnya oleh Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC) pada 2019 dan melakukan rebranding pada 2024, bank tersebut memperluas layanan dari segmen pensiunan hingga perbankan digital, pembiayaan multiguna, dan layanan korporasi.


Dalam kesempatan tersebut, Henoch turut membagikan pengalamannya memimpin organisasi dengan karakter nasabah yang beragam. Ia menekankan pentingnya kepemimpinan berbasis integritas, kedisiplinan dalam penerapan risk culture, serta budaya perbaikan berkelanjutan melalui nilai Kaizen dan metode Plan-Do-Check-Act (PDCA).

Selain itu, Henoch menegaskan bahwa keterlibatan karyawan menjadi faktor kunci dalam keberhasilan perusahaan.

“Bagi saya, visi dan misi hanya dapat berjalan jika karyawan benar-benar terlibat. Karena itu, saya melibatkan para ahli sumber daya manusia untuk menyusun strategi engagement. Bagaimanapun canggihnya visi dan misi yang dirancang, jika 55% karyawan tidak merasa terlibat, maka tujuan perusahaan tidak akan tercapai,” ujar Henoch.


Melalui kegiatan C-Talk ini, Unika Atma Jaya terus berkomitmen menghadirkan ruang pembelajaran yang relevan dengan dunia industri serta memperkuat peran alumni sebagai sumber inspirasi untuk mahasiswa. 

(STV/ANU)