ASK
ME

REGISTER
NOW

Mengabdi Dengan Hati dan Jiwa

2/20/2026 12:00:00 AM


Jakarta – Sumpah Dokter merupakan momen sakral yang menandai langkah awal para lulusan dalam mengemban amanah mulia sebagai pelayan kesehatan masyarakat. Sebanyak 50 dokter muda dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Unika Atma Jaya (UAJ) resmi dilantik dalam prosesi Sumpah Dokter Batch I Tahun 2026 di Ballroom Gedung Yustinus Lt.15, pada (13/2). Melalui prosesi ini, para dokter baru mengikrarkan pengabdian profesional sekaligus meneguhkan komitmen pada nilai kemanusiaan, etika, dan integritas dalam setiap pelayanan.

Mengusung tema, “Servire Toto Corde et Tota Anima” yang berarti “To serve with all your heart and all your soul”, kegiatan ini menekankan bahwa gelar dokter merupakan sebuah panggilan pengabdian yang harus dijalankan dengan dedikasi, ketulusan, dan komitmen sepenuh hati dalam melayani sesama.

Prosesi ini dipimpin oleh Dekan FKIK UAJ, Dr. dr. Felicia Kurniawan, M.Kes., dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa sumpah dokter merupakan janji seumur hidup dalam menjalankan komitmen pengabdian kemanusiaan. “Menjadi dokter bukan sekedar profesi, melainkan komitmen untuk hadir sepenuhnya bagi sesama dengan ilmu yang terasah, empati yang hidup, dan integritas yang kokoh. Prestasi sejati bukan hanya akreditasi atau peringkat, tapi juga kualitas lulusan, pada karakter dan integritas alumninya,” ujarnya.


Pada kesempatan yang sama, Dr, Felicia juga menekankan pentingnya nilai inti UAJ, yaitu Kristiani, Unggul, Profesional, dan Peduli (KUPP) sebagai fondasi dalam menghadapi dinamika dunia kesehatan yang semakin kompleks. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi kompas moral para dokter dalam menjalankan praktik kedokteran, dengan senantiasa menjunjung tinggi martabat pasien sebagai pribadi yang utuh, bukan sekadar objek kasus medis.

Selanjutnya, rangkaian prosesi dilanjutkan dengan pengucapan sumpah dokter serta penandatanganan berita acara. Para dokter baru juga menerima kitab suci, Buku Kode Etik Kedokteran Indonesia, plakat, slayer, dan pin alumni sebagai penanda resmi bergabungnya para dokter baru dalam dunia profesional dan jejaring alumni UAJ.


Perwakilan dari Konsil Kesehatan Indonesia (KKI), dr. Celly Anantaria Atmadikoesoemah, Sp.JP(K), FIHA, FAsCC, MMedEd, turut menyampaikan bahwa sumpah yang telah diucapkan merupakan komitmen yang mengikat sepanjang hayat. Ia mengingatkan bahwa profesi dokter adalah profesi mulia sekaligus penuh tanggung jawab, yang menuntut kepatuhan pada standar kompetensi, standar profesi, dan disiplin profesi demi menjaga keselamatan pasien.


”Ilmu tanpa empati akan terasa kering, keterampilan tanpa integritas akan kehilangan makna, maka jadilah dokter yang tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga bijaksana secara moral dan tulus dalam pelayanan,” tegasnya.

Ketua Acara Sumpah Dokter Batch I Tahun 2026, dr. Christian Alvin, menyampaikan bahwa momen tersebut merupakan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. “Sumpah yang kami ucapkan hari ini bukan hanya bergema di ruangan ini, tetapi kami harapkan tertanam dalam hati selama kami memegang gelar ini. Menjadi dokter berarti menghadirkan hati saat tangan bekerja, dan menghadirkan jiwa saat ilmu digunakan. Pasien tidak hanya membutuhkan terapi, tetapi juga kehadiran kita sebagai manusia seutuhnya,” ungkapnya.


Prosesi Sumpah Dokter ini menandai awal pengabdian para dokter baru dalam menjalankan profesi yang mulia dan penuh tanggung jawab. Dengan kompetensi, integritas, serta nilai-nilai yang telah ditanam selama masa pendidikan, para dokter baru diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, serta membawa kebanggaan bagi almamater dan bangsa. Selamat berkarya kepada 50 dokter baru lulusan FKIK UAJ!

(STV)