ASK
ME

REGISTER
NOW

CEO MFO Labs Tuntaskan Magister Ekonomi Terapan di Unika Atma Jaya

2/25/2026 12:00:00 AM



Jakarta - Di tengah kesibukannya memimpin MFO Labs (PT. Maha Favorindo Omar Bahagia), Mohamad Fidelio Omar Bestari yang akrab disapa Fidel berhasil membuktikan bahwa dedikasi pada dunia bisnis dan pendidikan dapat berjalan beriringan. Alumni Program Studi Magister Ekonomi Terapan (MET), Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Unika Atma Jaya (UAJ) ini sukses menyelesaikan studi lanjutnya dengan raihan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,76.


Fidel menempuh perjalanan akademiknya dari Juni 2022 hingga Agustus 2025. Sebagai seorang profesional, ia dituntut untuk memiliki disiplin tinggi dalam membagi waktu antara tanggung jawab sebagai CEO, kewajiban akademik, serta perannya sebagai kepala keluarga. Baginya, kredibilitas institusi dan efisiensi menjadi alasan utama dalam memilih tempat menimba ilmu.


“Saya mencari perguruan tinggi yang kredibel sekaligus realistis bagi pekerja, dan UAJ menjadi pilihan saya. Lokasinya di Pusat kota Jakarta sangat memudahkan saya untuk berkuliah sepulang kerja, terutama dengan adanya jadwal kelas pada sore dan malam hari,” ujar Fidel.


Di sisi lain, keputusan Fidel mengambil program MET didasari oleh kelangkaan konsentrasi ini di Indonesia, khususnya Jakarta. Ia menilai program ini memiliki daya tarik kuat karena relevansinya terhadap kebijakan ekonomi makro dan praktis. Kurikulum MET di UAJ dirancang untuk memperkuat fondasi teoritis sekaligus memberikan wawasan lapangan yang tajam. Hal ini didukung oleh barisan pengajar yang terdiri dari akademisi dan praktisi aktif di institusi strategis seperti Bank Indonesia, perbankan, BUMN, hingga Otoritas Jasa Keuangan (OJK).


“Saya tidak hanya belajar teori dari buku saja, tetapi juga mendapatkan insight langsung dari praktisi. Apa yang dipelajari benar-benar mencerminkan kondisi dan kebijakan yang terjadi di lapangan saat ini,” jelas Fidel.


Tidak hanya berkutat di kelas, Fidel juga aktif dalam kegiatan internasional. Salah satunya adalah keterlibatannya dalam ACHUI-DNSC-P2A Offline Immersion Community Service Trip di Davao del Norte State College, Filipina, pada Desember 2022. Program ini memadukan pengabdian masyarakat dengan pertukaran lintas budaya yang membuka wawasan globalnya.


Sejalan dengan itu, fleksibilitas menjadi kunci keberhasilan Fidel. Dengan sistem pembelajaran hybrid yang didukung teknologi Zoom dan Microsoft Office 365, ia tetap mampu mengikuti materi perkuliahan di tengah mobilitasnya yang tinggi. Kemudahan tersebut dilengkapi dengan akses jurnal internasional dari perpustakaan UAJ dan platform Coursera yang membuka kesempatannya untuk menjangkau pembelajaran dari universitas ternama dunia.


Puncak dari perjalanan akademiknya pun tercermin dalam tesis berjudul “Analysis of the Impact of Globalization and Digitalization on Welfare in ASEAN and BRICS Countries”. Dalam penelitian tersebut, ia mengkaji secara mendalam bagaimana arus globalisasi dan digitalisasi memengaruhi tingkat kesejahteraan masyarakat di kawasan ASEAN dan negara-negara BRICS.


Menutup perjalanannya sebagai mahasiswa magister, Fidel menekankan pentingnya komitmen pribadi dalam menjalani studi. "Saya memilih berkuliah di UAJ bukan hanya karena lokasinya saja. UAJ punya  kualitas pengajar, fasilitas digital, dan akses pembelajaran global. Ini menjadi nilai tambah buat saya," pungkasnya.


(DEL)