ASK
ME

REGISTER
NOW

Berawal dari Rasa Penasaran, Mahasiswa FKIK Unika Atma Jaya Airen Wang Raih Prestasi hingga Student Exchange ke Belanda

4/23/2026 12:00:00 AM


Kesempatan untuk merasakan pengalaman belajar di luar negeri sejak awal masa studi menjadi hal yang berharga bagi mahasiswa. Namun, peluang itu berhasil diraih oleh Airen Wang, mahasiswa Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Unika Atma Jaya angkatan 2023, melalui program student exchange ke Leiden University Medical Center (LUMC), Leiden, Belanda.

Kesempatan ini berawal dari rasa penasaran setelah mendengar pengalaman kakak tingkat. Dari situ, Airen mulai mencari tahu lebih jauh hingga akhirnya memberanikan diri untuk mencoba. Meski proses seleksinya tidak mudah dan harus melalui penilaian akademik serta seleksi berkas, ia berhasil terpilih sebagai salah satu dari tujuh mahasiswa yang berangkat.

Program tersebut ia jalani selama sekitar 3,5 bulan, dari September hingga Desember 2024. Selama di sana, Airen mengikuti perkuliahan seperti Mechanisms of Disease I, Mechanisms of Disease II, serta Pharmacology yang setara dengan kurikulum di UAJ, sehingga masa studinya tetap berjalan tanpa hambatan.

Bagi Airen, pengalaman ini tidak hanya memperkaya pemahaman akademik, tetapi juga memberikan sudut pandang baru dalam proses belajar. Ia merasakan suasana kelas yang lebih interaktif, di mana mahasiswa aktif bertanya dan berdiskusi secara terbuka.

Di sisi lain, pengalaman hidup di lingkungan baru juga menjadi pembelajaran penting. Ia dituntut untuk lebih mandiri dan mampu menghadapi berbagai tantangan sehari-hari. “Di sana aku belajar untuk cepat berpikir dan menyelesaikan masalah sendiri, karena kita benar-benar harus survive di lingkungan baru,” ungkap Airen.

Menurutnya, kesempatan mengikuti student exchange ini tidak lepas dari proses pembelajaran yang ia jalani selama berkuliah di FKIK UAJ. Sistem pembelajaran yang padat serta berbagai kegiatan akademik dan organisasi membantunya terbiasa mengatur waktu dan beradaptasi dengan tantangan.

Keterlibatannya dalam organisasi Asian Medical Students’ Association (AMSA) turut membuka banyak peluang untuk berkembang. Melalui organisasi tersebut, Airen aktif mengikuti beragam kegiatan ilmiah hingga kompetisi, salah satunya berhasil meraih 2nd Place Winner sekaligus District Winner dalam kompetisi scientific paper pada Pre-Conference East Asian Medical Students’ Conference (EAMSC) 2026 yang diselenggarakan oleh AMSA-Indonesia.

Capaian tersebut mengantarkannya menjadi perwakilan Indonesia ke tingkat internasional dalam East Asian Medical Students’ Conference (EAMSC) 2026 di Nepal yang diselenggarakan oleh AMSA-International dan dihost oleh AMSA-Nepal. Dalam forum tersebut, ia berhasil masuk sebagai Top 8 Finalist dengan karya ilmiah bertema kesehatan mental (mental health and well-being) di bidang psikiatri.

Bagi Airen, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa UAJ memiliki peluang luas untuk berkembang, termasuk di tingkat internasional. “Menurut aku, di UAJ itu peluang untuk ikut student exchange sebenarnya terbuka banget. Tinggal kita mau coba atau enggak. Selama kita siap dan berusaha, kesempatan itu ada,” ujarnya.

Ia pun mendorong mahasiswa lain untuk tidak ragu mengambil peluang yang ada. “Coba saja dulu, jangan takut atau ragu. Kesempatan itu enggak selalu datang dua kali, dan dari pengalaman ini aku benar-benar merasa banyak berkembang, baik dari ilmu, cara berpikir, sampai kemampuan beradaptasi,” pungkasnya.

(DEL)