ASK
ME

REGISTER
NOW

Persiapan Memasuki Dunia Kerja, UAJ Gelar Pelatihan Interview bersama Sea Group

3/18/2026 12:00:00 AM



Jakarta – Tahap wawancara kerja merupakan proses penting yang harus dilalui para calon pekerja sebelum memasuki dunia profesional. Pada tahap ini, penilaian terhadap kandidat tidak hanya didasarkan pada kemampuan yang dimiliki, tetapi juga pada bagaimana mereka mampu menjelaskan dirinya secara tepat. Meskipun memiliki kompetensi yang mumpuni, tanpa persiapan interview yang baik, potensi tersebut sering kali tidak tersampaikan secara maksimal kepada pihak Human Resource (HR) perusahaan.

Mengetahui kondisi tersebut, Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya bekerja sama dengan Sea Group melalui kegiatan "Sea Campus Roadshow to Unika Atma Jaya" yang diselenggarakan pada Jumat, 13 Maret 2026 di Ruang K3 Multimedia, Kampus Semanggi. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan serta pembekalan kepada mahasiswa mengenai kesiapan memasuki dunia kerja. Sea Group sendiri merupakan perusahaan teknologi global asal Singapura yang membawahi berbagai unit bisnis seperti Shopee, Monee, SPX Express, dan Garena.



Dalam sambutannya, Kepala Career Development Center (CDC) Unika Atma Jaya, Hadyan Dhiozandi, M.Psi., Psikolog, menekankan pentingnya keterlibatan aktif dari para peserta untuk bertanya dan mendengarkan. ”CDC terus berkolaborasi dengan perusahaan-perusahaan dan menyatukan kegiatan agar membantu kalian nanti siap terserap di dunia kerja, kali ini kita bersama Sea Group dan saya harap teman-teman semua bisa mendengarkan secara aktif dan mau berpartisipasi. Tanya ke narasumbernya, tanya bagaimana tips and trick masuk ke Sea Group dan belajar sama-sama tentang interview,” ujarnya

Pada sesi materi, Human Resource Business Partner (HRBP) Monee Indonesia sekaligus alumni Psikologi UAJ, Rani Kemalasari membawakan topik “Coaching Clinic: How to Nail Your Interview” dan menekankan bahwa kesan pertama menjadi kunci dalam proses wawancara. “It’s our first encounter. Kita harus tahu apakah orangnya dapat dipercaya dan cocok. Jadi 15 menit pertama dalam interview itu sangat penting,” ujarnya. Ia juga menambahkan, “Komunikasi yang efektif penting untuk menyampaikan pengalaman, skills, dan value kita, serta building rapport agar tercipta keakraban dan kepercayaan sehingga komunikasi terasa nyaman dan saling memahami.”



Selain itu, Rani juga memberikan pemahaman mengenai persiapan sebelum interview serta teknik menjawab pertanyaan wawancara secara terstruktur menggunakan metode STAR (Situation, Task, Action, Result). Melalui metode ini, kandidat dapat menjelaskan pengalaman dan kompetensi yang dimiliki, mulai dari situasi yang dihadapi, peran yang dijalankan, tindakan yang dilakukan, hingga hasil yang diperoleh.

Selain membahas teknik wawancara, Ia juga menekankan beberapa tips seperti melakukan riset terhadap perusahaan yang dituju, membuat Curriculum Vitae (CV) yang jujur, serta berlatih sebelum interview. ”Cari tahu, research perusahaan yang kalian tuju untuk paham apakah sudah sejalan dari visi dan nilai-nilainya. Selain itu, CV juga pasti akan ditanyakan jadi hindari menulis sesuatu yang tidak kalian lakukan, dan terakhir latihan interview, boleh dengan teman atau keluarga agar kalian siap ditanya,” jelasnya.

Bersamaan dengan sesi materi, Rani juga memperkenalkan berbagai program rekrutmen yang terbuka bagi para mahasiswa dan fresh graduate. Program tersebut meliputi Global Management Associate Program, Graduate Development Program, dan Future Leaders Program untuk Fresh Graduates, serta Apprentice Program yang ditujukan bagi mahasiswa tingkat akhir.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh pemahaman yang lebih dalam mengenai proses rekrutmen di perusahaan serta meningkatkan kesiapan dalam menghadapi dunia kerja.

(STV)