
Jakarta - Dibalik sebuah piala, terdapat proses panjang yang berisi kegagalan, perjuangan, dan ketangguhan. Pesan itulah yang menjadi salah satu sorotan dalam Apresiasi Mahasiswa Berprestasi 2026 yang diselenggarakan Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya di Kampus BSD, bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81. Kegiatan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan semangat juang para mahasiswa yang membawa nama baik universitas di berbagai ajang kompetisi.
Rektor Unika Atma Jaya, Prof. Dr. dr. Yuda Turana, Sp.S(K), mengapresiasi mahasiswa yang telah aktif dalam memanfaat berbagai kesempatan di luar kelas. Ia menekankan bahwa pengalaman mahasiswa selama berkuliah akan membantu proses pembentukan diri dan karakter. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting untuk membentuk ketangguhan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja.

“Prestasi itu sebenarnya hanya bagian dari proses perjalanan. Tugas kalian, tugas kita semua, adalah menjadi versi terbaik dari kita masing-masing. Soal hasil akhir, menang-kalah, itu persoalan eksternal yang banyak sekali,” ujar Prof. Yuda.
Sepanjang 2026, mahasiswa Unika Atma Jaya menorehkan 69 prestasi di berbagai tingkat kompetisi. Capaian tersebut terdiri atas 29 tingkat internasional, 32 tingkat nasional, dan 8 tingkat provinsi. Capaian tersebut menjadi bagian dari perjalanan mahasiswa dalam mengembangkan potensi sekaligus membangun pengalaman di luar ruang kelas.
Lebih lanjut, Prof. Yuda juga berpesan kepada mahasiswa bahwa prestasi yang didapatkan perlu dibarengi dengan sikap baik, tangguh, dan kompeten. Ketiganya menjadi bekal agar keunggulan yang dimiliki mahasiswa tidak berhenti pada pencapaian pribadi, tetapi juga dapat memberi dampak bagi lingkungan.
Hadir pula, Wakil Rektor Akademik, Kemahasiswaan dan Sumber Daya Manusia, Dr. Yohanes Eko Adi Prasetyanto, S.Si. Menurutnya keunggulan akan bermakna jika bisa menginspirasi, memberikan dampak, dan membuka ruang kolaborasi dengan orang lain. Beliau mengajak mahasiswa untuk menjadikan pencapaian sebagai jalan untuk menginspirasi lingkungan sekitar.

“Peran teman-teman itu tidak sekadar membawa piala, membawa plakat, dan membawa piagam untuk teman-teman sendiri. Tetapi paling tidak, teman-teman harus bisa menginspirasi lingkungan, adik-adik semuanya,” tuturnya.
Ia menambahkan, pencapaian yang diraih mahasiswa juga dapat menjadi pintu untuk membangun jejaring dan berkolaborasi. Dengan demikian, keunggulan yang dimiliki tidak hanya menjadi pencapaian personal, tetapi dapat menginspirasi dan memberi manfaat bagi komunitas di sekitarnya.
Melalui apresiasi tersebut, Unika Atma Jaya terus berkomitmen mendukung perjalanan mahasiswa untuk bertumbuh, membangun karakter, dan memanfaatkan keunggulan yang dimiliki untuk memberikan dampak bagi lingkungan sekitar.
(CHA)