Mahasiswa Teknik Elektro Unika Atma Jaya Raih Juara I dan III dalam Kompetisi Robotika Internasional di Vietnam

10/19/2026 12:00:00 AM

Mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya (Unika Atma Jaya) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional dengan meraih Juara I dan Juara III dalam ajang UEH Creative Robot Contest 2026 yang diselenggarakan pada 9–11 Oktober 2026 di University of Economics Ho Chi Minh City (UEH), Vietnam.


Kompetisi robotika internasional bertema “Step Into Tomorrow” ini mempertemukan mahasiswa dari berbagai negara untuk mengembangkan inovasi di bidang robotika, khususnya teknologi Autonomous Mobile Robot (AMR). Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan kemampuan teknis, kreativitas, serta keterampilan pemecahan masalah dalam menghadapi tantangan rekayasa robotika.

Dalam kegiatan tersebut, Program Studi Teknik Elektro Unika Atma Jaya mengirimkan empat mahasiswa, yaitu Ryan Gunawan, Aureoliena Gainer, Darren Anderson Purnomo, dan Anselmus Uisteanta Diornda, dengan bimbingan dari Dr. Nova Eka Budiyanta, dosen Program Studi Teknik Elektro Unika Atma Jaya.


Dari keempat mahasiswa yang berpartisipasi, Darren Anderson Purnomo berhasil meraih Juara I, sedangkan Anselmus Uisteanta Diornda meraih Juara III melalui tim internasional yang mereka ikuti. Pencapaian ini menunjukkan kemampuan mahasiswa Teknik Elektro Unika Atma Jaya dalam berkontribusi dan bersaing pada kompetisi teknologi di tingkat internasional.


UEH Creative Robot Contest 2026 menghadirkan tantangan pengembangan Autonomous Mobile Robot yang mengintegrasikan teknologi LiDAR, IMU, dan Kamera sebagai sensor, edge computing, sistem kendali, serta algoritma navigasi. Melalui kompetisi ini, mahasiswa dituntut untuk mengembangkan solusi teknologi yang mampu beroperasi secara mandiri dalam menyelesaikan berbagai tantangan pada arena pertandingan.

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk berkolaborasi dengan peserta dari berbagai negara melalui pembentukan tim internasional. Kolaborasi tersebut memungkinkan mahasiswa dari latar belakang budaya dan pendidikan yang berbeda untuk bertukar pengetahuan, pengalaman, serta pendekatan teknis dalam mengembangkan sistem robotika.


Dalam kesempatan tersebut, Dr. Nova menyampaikan apresiasi kepada UEH atas penyelenggaraan kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga mendorong kolaborasi internasional antar mahasiswa.

“Kegiatan ini lebih dari sekadar kompetisi. Ini merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk membangun hubungan, memahami keberagaman budaya, serta belajar berkolaborasi melampaui batas negara (beyond borders). Melalui pengalaman ini, mahasiswa tidak hanya mengembangkan kemampuan teknis dan pemecahan masalah, tetapi juga belajar menghargai perbedaan perspektif dan bekerja sama dalam tim,” ujar Dr. Nova, dosen pembimbing Tim Delegasi Teknik Elektro Unika Atma Jaya.




Lebih lanjut, Dr. Nova menekankan bahwa kolaborasi internasional merupakan salah satu faktor penting dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi pada masa mendatang.

“Saya rasa tantangan teknologi di masa depan tidak dapat diselesaikan oleh satu negara saja. Kolaborasi internasional akan memainkan peran penting dalam menciptakan solusi inovatif dan mewujudkan masa depan yang lebih berkelanjutan,” tambahnya.



Partisipasi Unika Atma Jaya dalam UEH Creative Robot Contest 2026 juga menjadi bagian dari upaya penguatan kolaborasi akademik internasional antara Unika Atma Jaya dan University of Economics Ho Chi Minh City. Melalui kegiatan ini, terbuka peluang untuk memperluas jejaring akademik, mendorong pertukaran pengetahuan, serta mengembangkan kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan teknologi.


Keberhasilan mahasiswa Teknik Elektro Unika Atma Jaya dalam meraih prestasi pada kompetisi internasional ini mencerminkan komitmen program studi dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa, khususnya di bidang robotika, sistem kendali, kecerdasan buatan, dan teknologi otomasi.

Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi, meningkatkan kemampuan teknis, serta berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan akademik dan kompetisi internasional.