Rektor Unika Atma Jaya Masuk Daftar 5 Persen Ilmuwan Terbaik Dunia Versi SciRank Global 2025

6/22/2026 12:00:00 AM



Jakarta - Kabar membanggakan datang dari Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya. Rektor Unika Atma Jaya, Prof. Dr. dr. Yuda Turana, Sp.S(K), masuk dalam daftar Top 5% Global Scientist Index 2025 yang dirilis oleh lembaga sertifikasi dan pemeringkatan ilmuwan independen, SciRank Global.


Berdasarkan data yang dipublikasikan SciRank Global, Yuda tercatat berada pada peringkat global #617.260 dan memperoleh status Top 5% (Verified). Status tersebut menempatkannya di antara lima persen peneliti aktif dengan kinerja riset terbaik di dunia berdasarkan indikator publikasi dan sitasi ilmiah.


Selain menjabat sebagai Rektor Unika Atma Jaya, Yuda juga merupakan dosen di Program Studi Pendidikan Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Unika Atma Jaya. Ia aktif dalam bidang pendidikan, penelitian, dan publikasi ilmiah, khususnya di bidang neurologi dan kesehatan, serta mengampu berbagai mata kuliah seperti Neurosains, Ilmu Penyakit Saraf, Neurobiokimia, Neurogeriatri dan Demensia, Metodologi Penelitian, Biostatistik dan Epidemiologi, serta sejumlah mata kuliah kedokteran dan kesehatan lainnya.


SciRank Global merupakan lembaga sertifikasi dan pemeringkatan ilmuwan yang berfokus pada penilaian kinerja penelitian berbasis data. Dalam penyusunan Global Scientist Index 2025, SciRank menggunakan data dari OpenAlex, salah satu basis data metadata ilmiah terbuka terbesar di dunia yang mencakup lebih dari 8 juta profil penulis dan 50 juta karya ilmiah.


Pemeringkatan dilakukan terhadap sekitar 10 juta peneliti aktif dari berbagai disiplin ilmu di seluruh dunia. Untuk dapat masuk dalam pemeringkatan, seorang peneliti harus memiliki minimal 10 karya ilmiah terverifikasi serta memenuhi proses verifikasi profil yang dilakukan oleh SciRank.


Dalam metodologinya, SciRank menggunakan skor komposit yang menggabungkan produktivitas publikasi dan dampak sitasi ilmiah. Penilaian dilakukan secara algoritmik dan berbasis data, tanpa mempertimbangkan reputasi institusi, survei, maupun penilaian subjektif lainnya.


Dilansir dari laman resmi SciRank Global, status Top 5% Scientists Globally diberikan kepada ilmuwan yang secara statistik memiliki kinerja penelitian lebih tinggi dibandingkan 95 persen peneliti aktif di seluruh dunia. Dari sekitar 10 juta peneliti aktif yang dianalisis, hanya sekitar 500 ribu profil yang masuk dalam kelompok lima persen teratas tersebut.


Pencapaian ini menunjukkan bahwa kinerja publikasi dan dampak sitasi Yuda menempatkannya dalam kelompok peneliti dengan performa riset terbaik di tingkat global. Capaian tersebut sekaligus memperkuat komitmen Unika Atma Jaya dalam mendorong budaya penelitian, publikasi ilmiah, dan kontribusi akademik yang berdampak bagi masyarakat luas.


(DEL)