
Jakarta - Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya melanjutkan estafet kepemimpinan di bidang inovasi, penelitian, kerja sama, dan alumni. Terhitung sejak 1 Juli 2026, Prof. Rosdiana Sijabat, S.E., M.Si., Ph.D. resmi mengemban amanah sebagai Wakil Rektor Bidang Inovasi, Penelitian, Kerja Sama, dan Alumni, menggantikan Yanti, Ph.D. yang telah menyelesaikan masa jabatannya pada periode 1 Desember 2023 hingga 30 Juni 2026.
Selama lebih dari dua tahun menjabat, Yanti berperan dalam memperkuat ekosistem inovasi, penelitian, kerja sama strategis, serta hubungan dengan alumni di lingkungan Unika Atma Jaya. Di tengah tanggung jawabnya sebagai Wakil Rektor, ia juga tetap aktif menjalankan perannya sebagai dosen dan peneliti di Program Studi Magister Bioteknologi Unika Atma Jaya melalui kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi.
Pada 2025, Yanti menerbitkan publikasi ilmiah internasional berjudul Unveiling Neuroprotective Potential in Tempeh Peptide Extracts by In Vitro Screening of Anti-Alzheimer’s Compounds. Selain publikasi tersebut, ia juga menghasilkan berbagai artikel ilmiah bereputasi internasional di bidang pangan fungsional, senyawa bioaktif, dan pemanfaatan sumber daya hayati Indonesia.

Kiprahnya sebagai peneliti juga tercermin melalui keberhasilannya memperoleh hibah penelitian kompetitif dari Kemendikbudristek. Di antaranya sebagai ketua peneliti pada riset Inovasi Pengembangan Suplemen Nutrisi Oral dengan Nanotempe Kacang Hijau Kaya BCAA dan GABA untuk Manajemen Malnutrisi pada 2025 dengan pendanaan lebih dari Rp373 juta, serta penelitian Eksplorasi Komponen Prebiotik dari Buah Lontar sebagai Ingredien Fungsional pada 2024.
Komitmennya dalam pengembangan inovasi turut diwujudkan melalui berbagai paten, di antaranya paten sederhana Proses Pembuatan Sediaan Minyak Angin Aromaterapi dengan Penambahan Bahan Aktif Nanoemulsi Andaliman (2024) dan Proses Produksi Nanoemulsi Tempe Kacang Hijau (2025), serta berbagai invensi lainnya. Selain itu, pada 2026 ia menerbitkan buku referensi Inovasi Atsiri Rempah Nusantara: Aplikasi Nutrasetikal, Kosmesetikal, dan Ingredien Parfum, yang semakin memperkuat kontribusinya dalam pengembangan ilmu pengetahuan berbasis sumber daya alam Indonesia.
Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui hilirisasi hasil riset Topical Care LIMAN yang diluncurkan pada Juni 2026. Produk yang merupakan hasil penelitian andaliman dari Pusat Riset Rempah Nusantara Unika Atma Jaya bekerja sama dengan PT Atma Jaya Mitra Nusantara (AJMN) ini hadir dalam empat varian, yakni minyak angin aromaterapi, balsem, minyak gosok, dan minyak kayu putih.
Rektor Unika Atma Jaya, Prof. Dr. dr. Yuda Turana, Sp.S(K), menyampaikan apresiasi atas dedikasi Yanti selama mengemban amanah sebagai Wakil Rektor Bidang Inovasi, Penelitian, Kerja Sama, dan Alumni.

"Menjalankan Tugas tersebut tentu tidak mudah karena dijalankan bersamaan dengan pembentukan organisasi baru di rektorat. Kontribusi yang telah diberikan menjadi bagian penting dalam perjalanan Unika Atma Jaya," ungkap Yuda.
Estafet kepemimpinan kini dilanjutkan oleh Prof. Rosdiana Sijabat, S.E., M.Si., Ph.D. Rosdiana adalah profesor pada ekonomi bisnis, Prodi Administrasi Bisnis, Fakultas Bisnis dan Inovasi Sosial di Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Indonesia. Rosdiana meraih gelar Ph.D. bidang ekonomi publik dari Flinders University, Australia dan gelar sarjana ekonomi dan magister ilmu ekonomi dari Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta.
Rosdiana mendedikasikan dirinya untuk melakukan penelitian empiris dan teoretis yang ekstensif dalam bidang ekonomi bisnis, macroeconometrics, keuangan publik, dan fiscal federalism. Ia telah menulis banyak makalah akademis untuk jurnal nasional dan internasional yang bereputasi baik. Ia juga telah menulis buku dan melakukan penilaian ekonomi terapan yang berpusat pada pembangunan dan kinerja ekonomi. Selain itu, penelitiannya menyoroti berbagai isu, mulai dari penguatan daya saing bisnis, UMKM dan transformasi bisnis di era digital. Pengalaman tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat pengembangan inovasi, penelitian, dan kolaborasi di Unika Atma Jaya.
Prof. Rosdiana mengatakan amanah barunya merupakan tanggung jawab yang akan dijalankan bersama seluruh civitas akademika. Ia juga menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program yang telah dibangun sebelumnya.

"Saya akan melanjutkan apa yang telah dilakukan Bu Yanti bersama seluruh unit terkait. Ada banyak hal yang perlu kita kerjakan bersama, dan saya percaya dengan dukungan seluruh civitas akademika, kita dapat terus membawa Unika Atma Jaya menjadi semakin maju," tutur Prof Rosdiana.
Melalui estafet kepemimpinan ini, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya berharap pengembangan inovasi, penelitian, kerja sama, dan hubungan alumni dapat terus diperkuat sebagai bagian dari komitmen universitas dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
(DEL)