
Tangerang Selatan, 23 Oktober 2026 — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Pos Sapa (Sahabat Perempuan dan Anak) Unika Atma Jaya bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan menyelenggarakan Pelatihan Penguatan Sistem Sekolah Aman, Deteksi dan Pencegahan Perundungan, serta Psychological First Aid (PFA) bagi Peserta Didik di Satuan Pendidikan Sekolah Dasar dengan tema “Guru Peduli, Sekolah Melindungi”.
Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat Dinas Koperasi dan UMKM, Lantai 8, Jalan Sunburst CBD, Lengkong Gudang, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan. Pelatihan ini bertujuan memperkuat pemahaman dan kapasitas guru dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, membangun iklim sekolah yang positif, serta mendeteksi dan mencegah perundungan dan bentuk kekerasan lainnya di lingkungan pendidikan.
Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Bapak Mukhlis, S.I.P., selaku Kepala Seksi (Kasi) Kurikulum Sekolah Dasar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan. Dalam sambutannya, ia menyoroti kebingungan yang dihadapi guru dalam menerapkan disiplin kepada peserta didik. Tindakan yang dimaksudkan untuk mendisiplinkan siswa terkadang dapat dipersepsikan sebagai perundungan apabila tidak dilakukan dengan cara yang tepat. Oleh karena itu, guru perlu memahami perbedaan antara pendisiplinan yang positif dan tindakan yang termasuk kekerasan atau perundungan.

Pelatihan ini menghadirkan dua narasumber, yaitu ibu Dr. Weny Savitry S. Pandia, M.Si., Psikolog, dan ibu Dr. Zahrasari Lukita Dewi, M.Si., Psikolog. Materi yang disampaikan mencakup pengembangan sistem sekolah yang aman melalui penciptaan iklim sekolah yang positif, penerapan pendisiplinan positif, pengenalan berbagai jenis kekerasan beserta faktor penyebabnya, serta penanganan awal terhadap peserta didik yang mengalami situasi sulit melalui pendekatan Psychological First Aid (PFA).
Sebanyak 48 guru dari sekolah negeri dan swasta yang berasal dari dua gugus sekolah di Kota Tangerang Selatan mengikuti kegiatan ini. Para peserta diharapkan dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh untuk membangun lingkungan belajar yang aman, mendukung, dan bebas dari kekerasan, sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kesejahteraan psikologis peserta didik.
Turut hadir dalam kegiatan ini Laban Eka Jaya dari Pusat Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Unika Atma Jaya, serta Raina Fatima dan Aztrela Freya Sabela, mahasiswa Fakultas Psikologi Unika Atma Jaya, yang turut membantu kelancaran pelaksanaan pelatihan.
Melalui kegiatan ini, Pos Sapa Unika Atma Jaya bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan berharap dapat memperkuat peran guru sebagai garda terdepan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, mencegah perundungan, dan memberikan dukungan awal bagi peserta didik yang membutuhkan.