PkM Pendampingan Kemasan dan Pemasaran Digital Terasi Jembret

10/15/2026 12:00:00 AM

Muaragembong, 14 Oktober 2026 – Pusat Pemberdayaan Masyarakat (PPM) bersama Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Fakultas Bisnis dan Inovasi Sosial (FBIS) Unika Atma Jaya kembali melanjutkan rangkaian kegiatan pendampingan bagi Kelompok Perempuan Pesisir pengolah Terasi Jembret di Kampung Tanjung Nuhun, Desa Pantai Sederhana, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi. Kegiatan ini merupakan pertemuan terakhir yang berfokus pada evaluasi pelaksanaan program pendampingan kemasan dan pemasaran digital.


Evaluasi kegiatan difasilitasi oleh Sri Hapsari dan Alfonso Harrison, dosen FBIS Unika Atma Jaya. Dalam sesi ini, para anggota kelompok berbagi perkembangan usaha, inovasi produk, serta tantangan yang dihadapi selama proses pendampingan.


Salah satu perkembangan menarik adalah munculnya ide inovasi kemasan dari para anggota kelompok, yaitu Terasi Jembret berbentuk hati dengan ukuran 20 gram. Inovasi ini diharapkan dapat menambah daya tarik produk dan memberikan pilihan kemasan yang lebih beragam bagi konsumen.


Selain inovasi produk, terdapat perubahan dalam pola pengelolaan usaha. Jika sebelumnya para anggota menjual terasi secara individu, kini mereka mulai mengembangkan usaha secara berkelompok. Keterlibatan anggota yang lebih muda juga turut mendukung upaya pemasaran melalui platform digital atau penjualan online.


Kelompok Perempuan Pesisir juga mengidentifikasi keunggulan produk Terasi Jembret, yaitu penggunaan bahan terasi murni. Hal ini menjadi salah satu pembeda dari produk terasi lain yang menggunakan campuran bahan tambahan, seperti nasi dan tape singkong.


Meskipun demikian, pemasaran digital masih menghadapi sejumlah kendala. Beberapa di antaranya adalah penggunaan akun pribadi yang belum dipisahkan dari akun bisnis serta adanya biaya pencantuman produk (listing fee) pada platform penjualan online. 


Kegiatan ini turut dihadiri oleh Laban Eka Jaya dari PPM Unika Atma Jaya, Angelina Josephine, dan Brigita Christabel, mahasiswa FBIS, serta diikuti oleh sembilan anggota Kelompok Perempuan Pesisir.


Melalui rangkaian pendampingan ini, diharapkan Kelompok Perempuan Pesisir semakin mampu mengembangkan inovasi produk, memperkuat kerja sama dalam pengelolaan usaha, serta memanfaatkan pemasaran digital untuk memperluas jangkauan pasar Terasi Jembret.