Pengukuran Jejak Emisi sebagai Bagian dari Komitmen Keberlanjutan Unika Atma Jaya

7/1/2026 12:00:00 AM

Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya memiliki komitmen yang kuat untuk berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan melalui berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik yang mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program yang memberikan dampak positif bagi masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi yang bertanggung jawab, serta memperhatikan aspek pelestarian lingkungan dalam pelaksanaan kegiatan operasional institusi.

Sebagai bentuk akuntabilitas dan tanggung jawab terhadap para pemangku kepentingan, Unika Atma Jaya telah menyusun laporan yang menggambarkan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan yang dihasilkan dari berbagai aktivitas dan program yang dijalankan. Laporan tersebut menjadi salah satu instrumen untuk mengidentifikasi kontribusi institusi terhadap pembangunan berkelanjutan sekaligus menjadi dasar dalam perencanaan peningkatan kinerja keberlanjutan di masa mendatang.

Dalam upaya memperkuat pengelolaan aspek lingkungan, Unika Atma Jaya juga melakukan pengukuran jejak emisi karbon yang dihasilkan dari aktivitas operasional kampus. Pengukuran ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai dampak lingkungan yang timbul, mengidentifikasi sumber-sumber emisi utama, serta mendukung penyusunan strategi pengurangan emisi secara bertahap dan berkelanjutan.

Data yang digunakan dalam pengukuran emisi ini disediakan oleh Unit Manajemen, Aset, dan Properti (MAP) yang secara cermat dan sistematis telah melakukan pengumpulan, pencatatan, serta pengukuran berbagai data operasional yang relevan. Melalui proses pengelolaan data yang terstruktur, Unit MAP berperan penting dalam memastikan ketersediaan informasi yang akurat dan andal sebagai dasar perhitungan jejak emisi institusi.

Perhitungan emisi pada laporan ini dilakukan menggunakan aplikasi Kalkulator Hijau yang tersedia di Google Play Store. Perhitungan tersebut memanfaatkan data internal Unika Atma Jaya yang mencerminkan aktivitas operasional kampus selama periode pelaporan. Hasil pengukuran ini diharapkan dapat menjadi titik awal dalam pengelolaan emisi gas rumah kaca yang lebih terukur, sekaligus memperkuat komitmen Unika Atma Jaya dalam mendukung terciptanya kampus yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan. Melalui pendekatan yang berbasis data dan pengukuran yang sistematis, Unika Atma Jaya berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan serta mendorong budaya keberlanjutan yang melibatkan seluruh sivitas akademika.

Perhitungan jejak emisi pada laporan ini mencakup Scope 1 dan Scope 2. Untuk Scope 1 (emisi langsung), perhitungan dilakukan berdasarkan data konsumsi bahan bakar yang berasal dari sumber emisi yang dimiliki dan dikendalikan oleh institusi. Data yang digunakan meliputi konsumsi bahan bakar untuk mesin tidak bergerak (Scope 1A), yaitu generator listrik (genset), serta mesin bergerak (Scope 1B), yaitu kendaraan dinas yang digunakan untuk mendukung kegiatan operasional kampus. Data tersebut telah dikumpulkan dan didokumentasikan oleh Unit Manajemen, Aset, dan Properti (MAP) sebagai bagian dari upaya pemantauan penggunaan sumber daya dan pengelolaan lingkungan.

Sementara itu, Scope 2 (emisi tidak langsung dari energi yang dibeli) dihitung berdasarkan konsumsi listrik yang digunakan dalam kegiatan operasional kampus. Energi listrik tersebut disuplai oleh pihak ketiga, yaitu PT PLN (Persero), sehingga emisi yang dihasilkan tidak terjadi secara langsung di lingkungan kampus, namun merupakan konsekuensi dari penggunaan energi yang dibeli dan dikonsumsi oleh institusi.


Meskipun cakupan perhitungan ini belum sepenuhnya mencerminkan keseluruhan jejak emisi yang dihasilkan oleh Unika Atma Jaya, termasuk emisi tidak langsung lainnya yang dapat dikategorikan dalam Scope 3, inisiatif ini merupakan langkah awal yang penting dalam perjalanan keberlanjutan institusi. Pengukuran yang dilakukan memberikan dasar yang lebih kuat untuk memahami profil emisi kampus, meningkatkan kualitas pengelolaan data lingkungan, serta mengidentifikasi peluang pengurangan emisi pada masa mendatang. Dengan demikian, hasil perhitungan ini diharapkan dapat menjadi batu loncatan yang baik bagi pengembangan inventarisasi emisi yang lebih komprehensif dan penyusunan strategi dekarbonisasi yang lebih terarah di tahun-tahun mendatang.


Perhitungan jejak Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sesuai Scope 1 dan 2 tahun 2025 – Kampus Unika Atma Jaya.

Sumber data: Pencatatan dari Unit MAP.


Scope 1A

Untuk mesin statis: generator listrik

Jenis bahan bakar: Solar

Jumlah konsumsi bahan bakar: 1648L liter/tahun

Emisi gas rumah kaca: 4.405,10 kgCO2e atau 4,41 tCO2e


Perhitungan Menggunakan Kalkulator Hijau




Scope 1B

Penggunaan mobil dinas, terdapat 6 mobil dinas yang digunakan untuk operasional kegiatan kampus.

Jenis bahan bakar: Pertamax 92

Jumlah konsumsi: 9360 L

Emisi gas rumah kaca: 21.574,80 kgCO2e atau 21,57 tCO2e


Perhitungan Menggunakan Kalkulator Hijau




Total emisi Scope 1: 25.98 tCO2e


Scope 2

Pemakaian listrik dari pihak ketiga.

 

Sumber listrik : PLN

Jumlah pemakaian : 5.944.716 KWH (3 kampus) per tahun

Emisi gas rumah kaca: 5.171.902,92 kgCO2e atau 5.171,90 tCO2e

 

Perhitungan menggunakan Kalkulator Hijau




TOTAL EMISI GAS RUMAH KACA (GRK) DIHASILKAN SCOPE 1 DAN SCOPE 2 :  5.197,88 tCO2e