Kabar membanggakan datang dari ajang The
3rd International Conference on Religion and Local Wisdom yang berlangsung di
Bukittinggi pada tanggal 6–7 Oktober 2026. Ripto Mukti Wibowo berhasil meraih
penghargaan sebagai Best Paper untuk kategori tema "Religion, Locality and
Climate Crisis".
Penghargaan tersebut diraih melalui karya ilmiahnya yang
berjudul:
"Harnessing Social Media Analytics and Local
Community Movements for Peatland and Forest Fire Mitigation in Remote
Kalimantan"
Dalam penelitiannya, Ripto Mukti Wibowo mengulas strategi
inovatif dalam memitigasi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lahan
gambut wilayah terpencil Kalimantan. Penelitian ini menggabungkan keunggulan
analisis media sosial (Social Media Analytics) untuk deteksi dini dan
pemantauan real-time, dengan penguatan gerakan komunitas lokal (Local Community
Movements) yang berbasis pada nilai-nilai kearifan lokal.


Penghargaan Best Paper ini menjadi bentuk pengakuan
akademis internasional atas kontribusi gagasan yang memadukan solusi berbasis
teknologi modern dan pendekatan sosial-keagamaan lokal dalam menjawab tantangan
krisis iklim global.