Fakultas Psikologi, Universitas Katolik Indonesia (UNIKA) Atma Jaya melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melaksanakan program “Penguatan Iklim Perdamaian di SDIT X” di Pondok Cabe, Jakarta, kegiatan ini diprakarsai oleh tiga Psikolog dari Fakultas Psikologi, UNIKA Atma Jaya, yaitu Margaretha Purwanti, Maria Theresia Asti Wulandari dan Rayini Dahesihsari. Dilatarbelakangi dari meningkatnya perhatian terhadap kekerasan di lingkungan sekolah serta kebutuhan guru untuk memiliki pemahaman dan keterampilan yang lebih komprehensif, Retha, Wulan dan Rayini memiliki pandangan bahwa sekolah yang aman dan nyaman harus menjadi rumah yang damai dan menyenangkan untuk seluruh siswa.
Pada 23 Juni 2026, sebanyak 43 guru dari beberapa sekolah di Jakarta mengikuti pelatihan selama enam jam dengan metode experiential learning melalui role play, permainan, video, studi kasus, dan diskusi interaktif. Pelatihan mencakup dua topik utama, yaitu perdamaian & konflik serta komunikasi perdamaian. Guru dibekali pemahaman tentang perdamaian, penanganan konflik, serta keterampilan komunikasi akomodatif untuk menjadi role model dan membantu menyelesaikan konflik siswa secara lebih efektif.

Gambar diambil dari https://savethechildren.or.id/artikel/peluncuran-aksi-generasi-iklim-2025
Hasil evaluasi menunjukkan respons positif dari peserta. Dari 43 peserta, 37 guru mengikuti kegiatan hingga selesai dan mengisi seluruh instrumen evaluasi. Nilai pengukuran pasca pelatihan (post-test) meningkat signifikan jika dibandingkan dengan pengukuran sebelum dimulainya pelatihan (pre-test). Guru juga menunjukkan pemahaman yang lebih baik dalam menggunakan empati, mendengarkan berbagai pihak, memahami akar masalah, dan memfasilitasi dialog.
Kegiatan ini merupakan komitmen penuh dari Fakultas Psikologi, UNIKA Atma Jaya untuk mendorong iklim perdamaian sejak dini di tengah maraknya konflik global yang terjadi. Fakultas Psikologi melihat dan percaya bahwa perdamaian merupakan kondisi yang harus diciptakan dan dirawat, dan mendorong perdamaian dari aspek-aspek mikro seperti interaksi antar siswa di sekolah menjadi esensial untuk membawa nilai-nilai perdamaian di tengah masyarakat.
Jika ingin mengenal lebih dekat
Margaretha, Wulan dan Rayini:
https://www.atmajaya.ac.id/id/pages/119930568/
https://www.atmajaya.ac.id/id/pages/120021005/
https://www.atmajaya.ac.id/id/pages/119930574/