Layanan Kesehatan Jiwa Terpadu bagi ODGJ dan Caregiver di Cisauk

10/8/2026 12:00:00 AM

ODGJ atau orang dengan gangguan jiwa seringkali menjadi kelompok populasi yang sangat rentan secara ekonomi, sosial bahkan politik. Banyak faktor yang mungkin bisa menjadi ancaman terhadap mereka sebagai manusia, antara lain tindak kejahatan, tekanan keluarga dan lain sebagainya. Di daerah Jabodetabek sendiri, isu ODGJ banyak diambil alih oleh Dinas Sosial di level provinsi atau Lembaga-lembaga swadaya masyarakat.

Fakultas Psikologi Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya (FP UAJ) yang dinisiasi oleh Psikolog Laurentius Sandi Witarso (Sandi) menggulirkan program pengabdian kepada masyarakat (PKM) melalui layanan kesehatan jiwa terpadu di Yayasan Kemah Peduli Sahabat Kasih, Cisauk, Kabupaten Tangerang. Program ini berlangsung sejak Maret hingga Juli 2026, bertujuan untuk meningkatkan quality of life dari ODGJ dan caregiver yang pendamping di Yayasan.








Gambar diambil dari dokumen internal Fakultas Psikologi, Unika Atma Jaya

 

Yayasan Kemah Peduli Sahabat Kasih saat ini merawat 46 penghuni ODGJ, yang terdiri atas 38 laki-laki dan 8 perempuan. Berdasarkan observasi dan wawancara, ditemukan sejumlah kebutuhan, antara lain keterbatasan asesmen kesehatan mental, akses pengobatan, serta pengetahuan dan keterampilan pendampingan dari caregiver.

Sebagai respons terhadap kebutuhan tersebut, tim yang melibatkan psikolog, psikiater dan mahasiswa aktif FP UAJ melaksanakan asesmen kesehatan mental, edukasi dan pendampingan terkait pengobatan, pelatihan caregiver, serta kegiatan terapi seni dan okupasi. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya FP UAJ untuk tidak hanya menghadirkan Pendidikan psikologi yang berkualitas bagi mahasiswa, namun juga memberiakn sebuah experiential learning bagi mahasiswa untuk semakin lebih dekat dengan kondisi sosial yang nyata.


Jika ingin mengenal Sandi secara lebih dekat: https://www.atmajaya.ac.id/id/pages/120191874/