FAKULTAS HUKUM UNIKA ATMA JAYA RAIH PENGHARGAAN SEBAGAI INISIATOR KAMPUS PENGGERAK LITERASI HUKUM DIGITAL 2026

8/31/2026 12:00:00 AM

 

FAKULTAS HUKUM UNIKA ATMA JAYA RAIH PENGHARGAAN

SEBAGAI INISIATOR KAMPUS PENGGERAK LITERASI HUKUM DIGITAL 2026

 

 

Jakarta, 31 Agustus 2026 — Fakultas Hukum Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya (FH Unika Atma Jaya) kembali menorehkan pencapaian dalam pengembangan pendidikan dan literasi hukum di Indonesia. Pada tahun 2026, FH Unika Atma Jaya memperoleh penghargaan dari Hukumonline sebagai Inisiator Kampus Penggerak Literasi Hukum Digital 2026.

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen dan peran FH Unika Atma Jaya dalam mendorong penguatan literasi hukum di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. Pencapaian tersebut sekaligus menegaskan posisi FH Unika Atma Jaya sebagai institusi pendidikan hukum yang tidak hanya mengikuti perkembangan transformasi digital, tetapi turut mengambil peran dalam menginisiasi dan menggerakkan ekosistem literasi hukum digital.

 

Menegaskan Peran Perguruan Tinggi dalam Literasi Hukum Digital

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam cara masyarakat memperoleh, memahami, dan menyebarluaskan informasi hukum. Di satu sisi, kemudahan akses terhadap informasi memberikan peluang yang besar bagi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran hukumnya. Namun, di sisi lain, derasnya arus informasi juga menghadirkan tantangan berupa misinformasi, disinformasi, pemahaman hukum yang tidak tepat, serta kesenjangan kemampuan masyarakat dalam mengakses dan menggunakan sumber hukum yang kredibel.

Dalam konteks tersebut, perguruan tinggi hukum memiliki tanggung jawab yang semakin penting. Fakultas hukum tidak hanya berperan dalam menghasilkan lulusan yang memahami norma dan teori hukum, tetapi juga perlu memastikan bahwa pengetahuan hukum dapat dikomunikasikan secara lebih luas, mudah dipahami, dan relevan dengan perkembangan masyarakat digital.

Penghargaan sebagai Inisiator Kampus Penggerak Literasi Hukum Digital 2026 mencerminkan kontribusi FH Unika Atma Jaya dalam menjawab tantangan tersebut. Peran sebagai inisiator memiliki makna penting karena menunjukkan bahwa FH Unika Atma Jaya tidak berhenti pada pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran, tetapi mengambil langkah untuk mendorong terbentuknya budaya literasi hukum yang sesuai dengan karakter masyarakat di era digital.

 

Dari Kampus untuk Masyarakat

Capaian ini juga memperkuat komitmen FH Unika Atma Jaya untuk menjadikan ilmu hukum sebagai pengetahuan yang dapat diakses dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Literasi hukum digital pada akhirnya bukan sekadar kemampuan untuk menemukan informasi hukum melalui internet, tetapi juga kemampuan untuk menilai kredibilitas sumber, memahami konteks hukum, berpikir kritis, serta menggunakan informasi hukum secara bertanggung jawab.

Dengan demikian, literasi hukum digital menjadi bagian penting dari upaya membangun masyarakat yang sadar hukum. Masyarakat yang memiliki literasi hukum digital yang baik diharapkan tidak mudah menerima informasi hukum secara mentah, mampu membedakan informasi yang dapat dipercaya dan informasi yang menyesatkan, serta memiliki keberanian dan kemampuan untuk mencari sumber hukum yang tepat ketika menghadapi persoalan hukum.

Bagi FH Unika Atma Jaya, pencapaian ini sekaligus menjadi pengingat bahwa transformasi digital dalam pendidikan hukum harus selalu disertai dengan nilai-nilai kritis, etis, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

 

Menjadi Momentum untuk Terus Bergerak

Penghargaan dari Hukumonline tidak hanya menjadi pengakuan atas capaian FH Unika Atma Jaya, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kontribusi fakultas dalam pengembangan literasi hukum digital ke depan.

Sebagai institusi pendidikan hukum, FH Unika Atma Jaya berkomitmen untuk terus mempersiapkan mahasiswa dan lulusan yang mampu menghadapi perubahan dunia hukum yang semakin dipengaruhi oleh teknologi. Kemampuan memahami hukum perlu berjalan beriringan dengan kemampuan menggunakan teknologi secara kritis dan bertanggung jawab.

Predikat Inisiator Kampus Penggerak Literasi Hukum Digital 2026 dengan demikian memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar sebuah penghargaan. Capaian ini menegaskan kepercayaan terhadap FH Unika Atma Jaya sebagai bagian dari ekosistem yang mendorong masyarakat semakin melek hukum di era digital, sekaligus memperkuat identitas fakultas sebagai institusi yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan aktif memberikan kontribusi bagi masyarakat.

Penghargaan ini menjadi dorongan bagi FH Unika Atma Jaya untuk terus berinovasi, memperluas kolaborasi, dan menghadirkan berbagai inisiatif yang menjadikan hukum semakin dekat, mudah dipahami, dan relevan bagi masyarakat.