Berkampus Ria di Unika Atma Jaya Kupas Peran Industri Otomotif bagi Ekonomi Indonesia

7/10/2026 12:00:00 AM


Tangerang - Industri otomotif menjadi salah satu sektor yang berperan besar dalam menggerakkan perekonomian Indonesia, mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga mendorong pertumbuhan industri manufaktur. Peran tersebut menjadi topik utama dalam kegiatan Berkampus Ria yang mengangkat tema "Bagaimana Industri Otomotif Menggerakkan Ekonomi Indonesia?".


Kegiatan yang diselenggarakan melalui kolaborasi Unika Atma Jaya (UAJ), Himpunan Mahasiswa Mesin (HMM) Fakultas Biosains, Teknologi, dan Inovasi (FBTI) UAJ, Kompas.com, dan PT Astra Honda Motor (AHM) ini berlangsung di Ruang Serbaguna Lantai 8 Kampus BSD UAJ, Rabu (8/7). Acara talkshow ini menghadirkan General Manager Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbudin, dan Digital Creator Automotive, Gus Ali.




Kepala Bidang Kemahasiswaan FBTI UAJ, Dr. Yasinta Ratna Esti Wulandari, S.Si., M.Si., mengatakan kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran secara langsung bagi mahasiswa, "Kami ingin mahasiswa memiliki ruang untuk berdiskusi secara langsung dengan praktisi industri sekaligus memperoleh pengalaman nyata. Semoga kesempatan ini dapat dimanfaatkan untuk memperluas wawasan, membangun jejaring, hingga membuka peluang magang dan karier di masa depan".


Dalam sesi pemaparan, Ahmad menjelaskan Indonesia merupakan pasar sepeda motor terbesar ketiga di dunia setelah India dan China. Menurutnya, besarnya pasar domestik menjadikan Indonesia memiliki daya tarik tinggi bagi industri otomotif.




"Indonesia memiliki daya tarik yang sangat besar bagi para investor dan produsen otomotif. Karena pasar domestiknya sangat kuat, fokus industri saat ini memang lebih besar untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri," katanya.


Ia juga menyoroti tingginya penggunaan sepeda motor di Indonesia sebagai bukti bahwa kendaraan roda dua masih menjadi moda transportasi utama masyarakat.


"Kalau kita lihat, tujuh dari sepuluh masyarakat Indonesia menggunakan sepeda motor. Ini menunjukkan bahwa sepeda motor memiliki manfaat nyata dan menjadi bagian penting dalam mobilitas masyarakat," ujarnya.




Menurut Ahmad, industri sepeda motor juga memberikan dampak ekonomi yang luas melalui rantai pasok dan penyerapan tenaga kerja. "Ada sekitar tiga juta orang yang bekerja di ekosistem industri sepeda motor, mulai dari manufaktur, pemasok komponen, hingga jaringan pendukung lainnya," jelasnya.


Selain membahas perkembangan industri otomotif, AHM juga memperkenalkan sejumlah program pengembangan talenta muda, seperti Satu Hati Future Leaders dan program call for papers yang membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk menuangkan ide dan inovasi.




Sementara itu, Ali mengajak mahasiswa untuk lebih bijak dalam memilih sepeda motor.  "Jangan memilih motor hanya karena ikut-ikutan. Pilihlah yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan aktivitas sehari-hari, bukan hanya sekedar mengikuti tren," tutur Ali.


Ia juga membagikan pengalamannya menggunakan sepeda motor untuk berbagai aktivitas, mulai dari mobilitas harian hingga touring, sebagai gambaran bahwa setiap jenis kendaraan memiliki fungsi yang berbeda sesuai kebutuhan penggunanya.


Melalui Berkampus Ria, mahasiswa tidak hanya memperoleh wawasan mengenai perkembangan industri otomotif, tetapi juga memahami peluang berkarier, pentingnya inovasi, serta peran generasi muda dalam mendukung kemajuan industri nasional.


(DEL)