
Jakarta – Menjadi seorang dokter bukan hal yang sederhana, dibutuhkan persiapan matang dari segi akademik, mental, hingga motivasi yang kuat sebelum melangkah. Program Studi (Prodi) Kedokteran, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya hadir sebagai salah satu pilihan terbaik bagi calon mahasiswa yang bermimpi untuk mengabdikan diri di dunia kesehatan.
Menjadi pilihan terbaik bukan tanpa alasan, Prodi Kedokteran UAJ telah terakreditasi Unggul dan berada dibawah naungan FKIK UAJ yang telah dinobatkan sebagai Kampus Swasta Peringkat Pertama bidang Kedokteran dan Kesehatan di Indonesia versi Times Higher Education (THE) World University Rankings by Subject 2026. Tidak hanya itu, FKIK UAJ juga telah menerima rekognisi dari ASEAN University Network Quality Assurance (AUNQA).
Lantas, apa yang perlu dipersiapkan? Apa yang akan dinilai? Sekretaris Prodi Sarjana Kedokteran FKIK UAJ, Dr. Ecie Budiyanti, M. Biomed, menyampaikan beberapa tips agar siswa lebih siap untuk melanjutkan studi di bidang kedokteran UAJ.
Mempersiapan Diri
Pertama adalah kesiapan akademik, terutama penguasaan pada mata pelajaran biologi dan kimia yang menjadi syarat wajib, kedua adalah kesiapan mental, mengingat pendidikan kedokteran memakan waktu yang panjang dan menuntut konsistensi tinggi, dan ketiga adalah motivasi serta komitmen yang jelas, karena tanpa kedua hal tersebut prosesnya akan terasa berat untuk dijalani.
Penilaian dalam Seleksi
Dalam seleksi, calon mahasiswa akan dinilai berdasarkan tiga hal utama, yaitu kemampuan akademik sebagai fondasi penting yang menilai seputar penguasaan materi individu, kemudian kemampuan kognitif yang meliputi penalaran dan problem solving serta aspek personal yang akan dinilai melalui sesi wawancara. Dari sesi wawancara tersebut, peserta akan dinilai motivasi, integritas, dan kesiapan sebagai calon dokter masa depan.
Jalur Pendaftaran Kedokteran UAJ
FKIK UAJ menawarkan kemudahan pendaftaran melalui beberapa alur, seperti jalur tes dan jalur rapor yang sudah dapat diikuti oleh siswa kelas 11, 12 hingga umum. Salah satu mahasiswi Kedokteran dari angkatan 2024, Jessica Anggraini membuktikan kemudahan mendaftar menjadi #AnakAtma. Ia menegaskan bahwa kunci utama bukan hanya kelengkapan berkas, tetapi juga kesiapan dan keyakinan diri sebelum benar-benar mendaftar.
“Pendaftarannya tidak sulit, hanya perlu memasukan dokumen wajib, data diri dan nilai-nilai. Selain itu, saya menyiapkan diri dan berdiskusi dengan keluarga supaya lebih yakin dan pasti sebelum melakukan pendaftaran,” ungkapnya.
Mengapa Memilih Kedokteran UAJ?
Begitu diterima, mahasiswa akan menemukan pengalaman belajar yang dirancang untuk membentuk dokter seutuhnya. Kurikulum berbasis kompetensi dengan pendekatan student centered learning yang mendorong mahasiswa agar lebih aktif selama proses belajar. Selain kurikulum, fasilitas di UAJ sangat mendukung proses pembelajaran karena memiliki RS Atma Jaya sebagai rumah sakit pendidikan.
Selain itu, nilai inti UAJ yaitu Kristiani, Unggul, Profesional, dan Peduli (KUPP) yang menjadi landasan pembentukan karakter mahasiswa, memastikan bahwa lulusan dokter dari UAJ tidak hanya unggul secara kognitif, tetapi juga memiliki etika dan empati kepada pasien. Ditambah jaringan alumni yang telah tersebar luas di seluruh Indonesia hingga tingkat internasional.
“Menjadi dokter harus memiliki disiplin, kemampuan komunikasi, dan empati. Karena menjadi dokter itu bukan hanya soal ilmu, tapi soal bagaimana kita memperlakukan manusia,” ujar Dr. Ecie kepada seluruh calon dokter.
Pada akhirnya, baik Ecie maupun Jessica sepakat pada satu hal, yaitu motivasi dan komitmen yang kuat adalah modal utama. Menjadi dokter adalah pekerjaan mulia, namun perlu konsistensi dan ketekunan dalam perjalanannya yang panjang, mari raih mimpi kamu untuk menjadi dokter masa depan dengan daftarkan dirimu ke Prodi Kedokteran UAJ melalui join.atmajaya.ac.id.