
Pancasila merupakan kompas moral dalam pembentukan integritas kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang semakin pesat, integritas tidak hanya dimaknai sebagai sikap jujur. Namun juga sebagai kemampuan berpegang pada nilai-nilai Pancasila dalam menjalankan tanggung jawab profesional dan etika digital.
Pesan tersebut mengemuka dalam peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya yang diselenggarakan di Kampus BSD, Selasa (2/6). Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, upacara ini mengajak seluruh civitas akademika untuk terus merawat nilai-nilai Pancasila dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
Bertindak sebagai inspektur upacara, Dekan Fakultas Biosains, Teknologi, dan Inovasi, Prof. Dr. Diana Elizabeth Waturangi, S.Si., M.Si., menegaskan bahwa keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia dan Unika Atma Jaya merupakan kekuatan yang perlu dijaga melalui semangat Bhinneka Tunggal Ika, nilai-nilai Pancasila, dan nilai inti KUPP.

Menurut Diana, Unika Atma Jaya menyadari bahwa perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin cepat membawa tantangan tersendiri. “Unika Atma Jaya sebagai institusi pendidikan menyadari adanya tantangan yang menyertai perkembangan teknologi yang semakin pesat. Karena itu, Pancasila perlu dijadikan pegangan dan filter agar kita tidak mengalami disorientasi nilai di masa depan,” jelasnya.
Diana juga mengingatkan bahwa kemudahan akses informasi dan teknologi perlu disertai tanggung jawab serta kebijaksanaan dalam penggunaannya. Penyalahgunaan teknologi yang tidak diimbangi integritas dan kesadaran etis dapat menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat. “Integritas dalam hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara menjadi fondasi penting agar perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat dimanfaatkan untuk kebaikan bersama,” tuturnya.

Sebagai penutup, Diana mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus memperkuat nilai integritas, kerukunan, serta semangat kolaborasi sebagai wujud nyata pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
“Kita harus bekerja sama, bergotong royong, dan berkolaborasi, menjaga integritas, kerukunan, serta keutuhan sebagai bentuk kontribusi kita dan Unika Atma Jaya kepada bangsa melalui pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat,” pesannya.
Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen civitas akademika dalam menghidupi nilai Pancasila, memperkuat persatuan dalam keberagaman, serta memanfaatkan perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan secara bertanggung jawab demi kemajuan bangsa.
(CHA)