ASK
ME

REGISTER
NOW

Kenapa Prodi Spesialis Ilmu Penyakit Dalam Unika Atma Jaya Layak Dipilih? Ini Alasannya!

4/24/2026 12:00:00 AM


Kasus penyakit tidak menular (PTM) seperti diabetes, hipertensi, dan obesitas terus meningkat, bahkan kini mulai menyerang usia muda. Menurut data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, PTM menjadi penyebab utama kematian di Indonesia, mencapai 71 persen dari seluruh kematian yang tercatat. Kondisi ini membuat kebutuhan akan dokter spesialis penyakit dalam semakin penting.

Melihat kebutuhan tersebut, Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya menghadirkan program studi spesialis ilmu penyakit dalam di bawah Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK). Program ini resmi berdiri sejak 15 Januari 2026 berdasarkan SK Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.


Lalu, apa yang membuat program studi ini menarik? Simak alasannya!


Belajar Langsung dari Dokter Subspesialis Berpengalaman

Salah satu kekuatan utama program ini ada pada tenaga pengajarnya. Departemen Penyakit Dalam FKIK Unika Atma Jaya didukung oleh dokter dari berbagai subspesialis, seperti ginjal hipertensi, gastroenterohepatologi, kardiovaskular, geriatri, endokrin metabolik & diabetes, tropik infeksi, hingga alergi imunologi.


Dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman yang beragam, para pengajar ini membawa perspektif klinis yang komprehensif dalam proses pembelajaran.


Pendekatan Belajar dari Kasus Nyata, Siap Hadapi Dunia Klinis

Metode pembelajaran dirancang agar mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga siap menghadapi situasi klinis.


Beberapa pendekatan yang digunakan antara lain:

  • Case-Based Learning (CBL) untuk memahami kasus nyata

  • Evidence-Based Practice (EBP) agar setiap keputusan berbasis data ilmiah

  • Interprofessional Learning (IPL) untuk melatih kolaborasi lintas bidang

Pendekatan ini membantu #SahabatAtma membangun pola pikir klinis sejak awal pendidikan.


Tidak Hanya Kompeten, Tapi Juga Empatik

Selain kompetensi akademik, FKIK Unika Atma Jaya juga menekankan pentingnya memiliki karakter care and compassion serta jiwa pelayanan sosial yang tinggi. Melalui semangat Servire Toto Corde et Tota Anima dan nilai KUPP (Kristiani, Unggul, Profesional, dan Peduli), #SahabatAtma dipersiapkan menjadi praktisi yang beretika tinggi dalam merespons kebutuhan kesehatan masyarakat, khususnya pada tantangan kesehatan urban seperti sindroma metabolik. 


Skill yang Dibangun Sesuai Kebutuhan Dunia Medis Saat Ini

Lulusan Prodi Spesialis Ilmu Penyakit Dalam FKIK Unika Atma Jaya dipersiapkan untuk memiliki kemampuan yang relevan dengan kebutuhan layanan kesehatan saat ini, diantaranya:

  • Mampu menegakkan diagnosis dan terapi berbasis bukti ilmiah terbaru 

  • Menjunjung karakter 3K: kesantunan, kesejawatan, dan kebersamaan dalam pelayanan medis.

  • Berkomunikasi secara efektif dan empatik dengan pasien, keluarga, dan tim kesehatan lain.

  • Aktif dalam pencegahan dan edukasi kesehatan, tidak hanya fokus pada pengobatan 

  • Mampu mengelola layanan kesehatan primer secara menyeluruh 


Kombinasi ini diharapkan dapat menghasilkan dokter spesialis yang tidak hanya kompeten, tetapi juga adaptif.


Berkarier sebagai Klinisi Sekaligus Peneliti

#SahabatAtma juga didorong untuk aktif dalam kegiatan penelitian melalui keterlibatan dalam riset bersama dosen serta peluang publikasi ilmiah sebagai bagian dari proses pembelajaran, sehingga dipersiapkan menjadi lulusan yang tidak hanya berperan sebagai klinisi, tetapi juga berkontribusi dalam pengembangan ilmu kedokteran. 


Seiring meningkatnya kasus penyakit kronis di masyarakat, peran dokter spesialis penyakit dalam pun menjadi semakin strategis, tidak hanya dalam pelayanan klinis, tetapi juga dalam edukasi masyarakat, pengembangan sistem kesehatan, hingga penelitian medis.


Yuk #SahabatAtma, mulai langkahmu jadi dokter spesialis penyakit dalam yang unggul dan peduli bersama Unika Atma Jaya. Daftar sekarang di join.atmajaya.ac.id!


(DEL)