17 Tahun Bersinergi, Unika Atma Jaya dan Westphalian University Siapkan Kolaborasi Akademik Masa Depan

7/3/2026 12:00:00 AM


Jakarta – Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya kembali menyambut kunjungan dari Westphalian University of Applied Sciences (WH), Jerman pada Rabu, (3/6) di Kampus Semanggi UAJ. Kerja sama yang telah terjalin sejak 2009 ini kembali mempertemukan kedua Universitas untuk meninjau capaian, bertukar gagasan, dan membahas kesempatan kerja sama lebih lanjut ke depannya.

Delegasi WH diwakili oleh Dekan Fakultas Business Studies and Information Technology, Prof. Dr. Peter Nalbach, dan Wakil Dekan Fakultas Business Studies and Information Technology, Prof. Dr. Urs Pietschmann. Kedatangan para delegasi disambut oleh Rektor UAJ, Prof. Dr. dr. Yuda Turana, Sp.S(K), beserta jajaran pimpinan dari Fakultas Bisnis dan Inovasi Sosial (FBIS), Fakultas Biosains, Teknologi, dan Inovasi (FBTI), serta International Office (IO).


Dalam sambutannya, Yuda mengapresiasi 17 tahun kerja sama dengan WH. Ia juga menyebutkan harapannya untuk dapat memperluas kerja sama ke berbagai program baru. ”Selama 17 tahun, kerja sama antara UAJ dengan Westphalian University of Applied Sciences terus berkembang menjadi kemitraan yang memberikan manfaat nyata. Saya harap ke depannya kita terus memperluas kerja sama dan menciptakan berbagai peluang di bidang pengajaran, penelitian, hingga pengabdian masyarakat,” ucapnya.

Selama 17 tahun, kemitraan antara UAJ dan WH telah menghasilkan berbagai peluang internasional bagi mahasiswa dan tenaga pendidik. Program kemitraan meliputi pertukaran mahasiswa outbound dan inbound, mobilitas staf yang didukung oleh Erasmus+ dan skema pendanaan internasional lainnya, serta partisipasi dalam Global Intercultural Project Experience (GIPE). GIPE sendiri merupakan inisiatif kolaboratif yang melibatkan universitas dari Jerman, Indonesia, Namibia, dan Peru.


Lebih lanjut, pertemuan ini membahas peluang perluasan kerja sama di bidang akademik baru, pengembangan kompetensi antarbudaya, dan penguatan jejaring akademik. Diskusi kedua pihak ini memunculkan kemungkinan dalam melibatkan lebih banyak program studi, termasuk akuntansi, manajemen, pariwisata, sistem informasi, teknik, bioteknologi, dan teknologi pangan, serta bidang interdisipliner lainnya. 

Di sisi lain, delegasi WH turut memperkenalkan sejumlah program akademik yang ditawarkan di institusinya, antara lain Business Psychology, Business Law, dan Biomimetics/Bionics. Program-program tersebut berpotensi membuka peluang pertukaran mahasiswa, kolaborasi riset, dan mobilitas akademik di masa mendatang. Selain itu, para pimpinan kedua institusi juga saling berbagi pengalaman terkait kurikulum, strategi internasionalisasi, dan praktik terbaik dalam mendukung pembelajaran global.

Bagi UAJ, kunjungan delegasi WH menegaskan pentingnya kemitraan internasional yang berkelanjutan. Kunjungan ini menjadi langkah lanjutan dalam memperdalam kerja sama Indonesia-Jerman melalui kolaborasi di bidang pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kerja sama ini diharapkan dapat mempersiapkan lulusan berwawasan global serta mencerminkan tujuan bersama dalam memajukan pendidikan tinggi. 

(STV)