Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Jadi Tuan Rumah PKS Kebanksentralan BI Jakarta 2026

5/8/2026 12:00:00 AM


Jakarta - Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya menjadi tuan rumah penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pendidikan Kebanksentralan Provinsi DKI Jakarta 2026 yang diinisiasi Bank Indonesia. Seremonial penandatanganan diawali dengan Kuliah Umum Kebanksentralan tentang peran Bank Indonesia dan generasi muda dalam menghadapi tantangan ekonomi nasional pada Senin, 20 April 2026 di Gedung Yustinus Lt. 15, Kampus Semanggi. 

Kegiatan ini melibatkan lima perguruan tinggi di Jakarta, yakni Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Indonesia Banking School, dan Universitas Trilogi. Program ini merupakan bagian dari upaya strategis menyiapkan generasi muda yang unggul dan adaptif terhadap dinamika  ekonomi. 


Rektor Unika Atma Jaya,  Prof. Yuda Turana, Sp. S (K), menyampaikan apresiasi atas dukungan terhadap pelaksanaan pendidikan tinggi. “Di tengah ekonomi yang penuh tantangan, salah satu komitmen yang tidak luntur dari negara kita adalah mendukung anak muda untuk menimba ilmu setinggi-tingginya,” ujarnya


Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya pembinaan karakter dan kepemimpinan dalam program tersebut. “Beasiswa dari Bank Indonesia ini bukan sekadar untuk meningkatkan kompetensi di bidang kebanksentralan, namun juga membina mahasiswa dari sisi karakter dan kepemimpinan. Kami percaya program ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan anak muda sebagai calon pemimpin bangsa,” imbuhnya. 

Di sisi lain, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Iwan Setiawan, menyampaikan bahwa kerja sama ini memperkuat substansi dan tata kelola kolaborasi yang telah terbangun. “Penandatanganan kerja sama ini menunjukkan komitmen untuk memperkuat substansi serta tata kelola kerja sama yang telah terbangun sebelumnya. Selain itu juga menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa untuk berprestasi dan memperkuat penelitian yang berdampak langsung pada kebijakan ekonomi, khususnya dalam mendukung transformasi DKI Jakarta sebagai kota global yang berdaya saing,” ujarnya. 


Melalui program ini, sebanyak 385 mahasiswa dari lima perguruan tinggi akan terpilih menjadi penerima dan tergabung dalam komunitas Generasi Baru Indonesia (GenBI) Jakarta. Para mahasiswa diharapkan dapat berperan sebagai agen perubahan dan calon pemimpin masa depan yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan ekonomi nasional. 

Program ini juga membuka ruang pembelajaran yang lebih kontekstual, khususnya bagi mahasiswa Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, untuk terlibat langsung dengan isu dan dinamika ekonomi, serta menjadi lebih adaptif dan peka terhadap perubahan di tengah masyarakat. 


(CHA)