
Perkembangan teknologi yang bergerak cepat, perubahan dunia kerja, hingga maraknya degradasi moral menjadi tantangan besar dunia pendidikan saat ini. Perguruan tinggi pun dituntut terus beradaptasi agar mampu menyiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kreativitas, dan kemampuan berkolaborasi. Di sisi lain, persoalan kesenjangan akses pendidikan dan kualitas pembelajaran masih menjadi pekerjaan rumah yang belum selesai.
Isu tersebut menjadi refleksi dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Unika Atma Jaya yang berlangsung di Atma Terra, pada Senin (4/5). Mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, upacara Hardiknas kali ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali melihat pendidikan sebagai tanggung jawab bersama.
Dekan Fakultas Pendidikan dan Bahasa Unika Atma Jaya, Rm. Dr. Yoseph Pedhu, CP., M.A., yang bertindak sebagai inspektur upacara, mengatakan bahwa Hari Pendidikan Nasional bukan sekadar peringatan tahunan. “Peringatan Hardiknas 2026 ini menjadi momentum untuk mengenang semangat perjuangan Ki Hajar Dewantara dalam memajukan pendidikan Indonesia, sekaligus refleksi bersama bahwa pendidikan adalah kunci utama untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan membangun karakter,” kata Rm. Yoseph.

Dalam amanatnya, Rm. Yoseph juga menyoroti tantangan pendidikan tinggi di tengah perubahan zaman. Ia menilai perguruan tinggi perlu mampu menjawab kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang, sekaligus membentuk mahasiswa yang memiliki integritas dan kemampuan belajar sepanjang hayat.
“Pendidikan tinggi bukan semata transfer pengetahuan, tetapi tentang membangun kemampuan belajar sepanjang hayat, kreativitas, empati, kepemimpinan, dan kemampuan kolaborasi lintas budaya,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai kemanusiaan di tengah derasnya arus teknologi dan informasi. Bagi Rm. Yoseph, perguruan tinggi tidak cukup hanya mencetak lulusan dengan prestasi akademik tinggi, tetapi juga pribadi yang jujur, peduli, dan mampu menghargai perbedaan.

Peringatan Hardiknas 2026 di Unika Atma Jaya menjadi ajakan bersama untuk terus bergerak menghadirkan pendidikan yang berpihak pada semua. Melalui semangat kolaborasi dan nilai kemanusiaan, pendidikan diharapkan mampu menjadi fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
(DEL)