
Sebanyak 198 mahasiswa Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Unika Atma Jaya (UAJ) resmi mengucapkan Sumpah Janji Dokter Muda dan menandatangani pernyataan janji. Prosesi berlangsung di Ruang Auditorium, Klara Asisi, Kampus Pluit, pada Sabtu, 31 Januari 2026.
Sumpah Dokter Muda diucapkan oleh mahasiswa kedokteran setelah menyelesaikan tahap pendidikan sarjana. Ikrar ini menandai dimulainya pendidikan profesi dokter sebagai bagian penting dalam proses pembentukan tenaga medis yang kompeten. Melalui sumpah ini, para dokter muda berkomitmen untuk mengabdikan diri dalam pelayanan kesehatan yang berlandaskan nilai kemanusiaan dan etika profesi.
Momen sumpah ini menjadi babak baru perjalanan para mahasiswa mencapai gelar dokter sekaligus mengawali perjalanan Kepaniteraan Klinik (coass). Wakil Dekan FKIK, Dr. dr. Lilis Sp.PA., M.Kes., berpesan agar para mahasiswa senantiasa bersikap baik dan profesional dalam menjalani profesi sebagai dokter.

“Bawalah nilai luhur dari profesi dokter ini selama menjalankan masa coass. Karakter dan attitude menjadi kunci penting untuk menjadi dokter yang baik dan dapat dipercaya oleh pasien dan masyarakat. Asah dan pertajam dua nilai ini sehingga kalian bisa menjadi idola bagi masyarakat dan pasien yang dirawat,” ungkap Lilis.
Dihadiri oleh para orangtua dan keluarga mahasiswa dari berbagai wilayah di Indonesia, rangkaian kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi sebagai bekal selama masa Kepaniteraan Klinik. Materi yang disampaikan meliputi tata tertib program studi, sistem pendukung (support system), serta peraturan RS Atma Jaya.
Dalam kesempatan yang sama, Lilis turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan orangtua kepada Unika Atma Jaya.

“Kami menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang mendalam atas kepercayaan Bapak dan ibu yang telah mempercayakan pendidikan anak-anak kepada Unika Atma Jaya. Kami mohon dukungan selama dua tahun ke depan yang akan dijalani para dokter muda. Berikan kepercayaan kepada mereka untuk belajar dari kesalahan, melakukan evaluasi diri dan memperbaikinya, agar menjadi individu mandiri, bertanggung jawab terhadap profesinya,” tegasnya.
FKIK UAJ berharap ini menjadi langkah awal bagi para dokter muda untuk tumbuh menjadi tenaga medis yang berintegritas, kompeten, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi kemanusiaan.
(CHA)