Jakarta – Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) Fakultas Biosains, Teknologi, dan Inovasi (FBTI) Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya kembali menggelar prosesi Pelantikan dan Sumpah Profesi Insinyur ke-X dengan tema “Insinyur Tangguh, Inovatif, dan Berdaya Saing Global”. Kegiatan ini diselenggarakan pada Sabtu (23/5/2026) di Aula Lantai 8 Kampus 3 BSD Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya.

Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas dan fakultas, wisudawan, serta keluarga wisudawan yang memberikan dukungan atas pencapaian akademik para lulusan. Pelantikan ini menjadi momentum penting sebagai penanda lahirnya para profesional baru di bidang keinsinyuran yang siap berkontribusi bagi pembangunan bangsa.
Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Rektor Unika Atma Jaya, Prof. Dr. dr. Yuda Turana, Sp.S(K)., Deputi Ketua Umum Pengembangan Profesi Insinyur dan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Persatuan Insinyur Indonesia, Prof. Dr. Ir. Syopiansyah Jaya Putra, M.Sis., IPU., ASEAN Eng., Dekan Fakultas Biosains, Teknologi, dan Inovasi (FBTI) Prof. Dr. Diana Elizabeth Waturangi, S.Si., M.Si., serta Ketua Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) Ir. Harjadi Gunawan, S.T., M.Eng.. Doa dalam acara ini dipimpin oleh Romo Theofilus Woi, CMF.
Rangkaian acara diawali dengan sambutan dari Ketua Program Studi PSPPI yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses pendidikan para wisudawan hingga mencapai tahap pelantikan.

Dalam sambutannya, Rektor Prof. Dr. dr. Yuda Turana, Sp.S(K). menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni akademik, tetapi merupakan tonggak penting lahirnya insan profesional yang siap menjawab tantangan global.
“Gelar profesi yang Saudara raih hari ini merupakan hasil dedikasi dan ketekunan. Kami berharap para lulusan mampu menjadi agen perubahan yang adaptif, kreatif, dan berorientasi pada solusi berkelanjutan,” ujarnya.
Lebih lanjut, beliau menyoroti pentingnya peran insinyur dalam menghadapi tantangan global seperti transformasi digital, pembangunan berkelanjutan, dan perubahan lingkungan, serta mendorong para lulusan untuk menjadi motor penggerak inovasi menuju Indonesia yang lebih maju dan berdaya saing global.
Sementara itu, dalam sambutannya, Prof. Dr. Ir. Syopiansyah Jaya Putra, M.Sis., IPU., ASEAN Eng. menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan awal dari tanggung jawab baru sebagai insan keinsinyuran.
“Seorang insinyur tidak hanya dituntut memiliki kompetensi teknis, tetapi juga integritas, etika profesi, kepemimpinan, serta kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat dan tantangan zaman,” ungkapnya.
Ia juga menekankan relevansi tema pelantikan dengan kondisi Indonesia saat ini yang membutuhkan insinyur tangguh dan inovatif untuk menjawab tantangan seperti transisi energi, perubahan iklim, serta penguatan daya saing industri nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Prosesi pelantikan dilaksanakan dengan pemanggilan para wisudawan secara bergantian untuk menerima atribut profesi sebagai simbol resmi pengukuhan gelar insinyur. Selanjutnya, para lulusan mengikuti pembacaan sumpah profesi insinyur sebagai bentuk komitmen terhadap tanggung jawab profesional yang akan diemban.
Sebagai perwakilan wisudawan, Ir. Dr. Rini Alfatiyah, S.T., M.T., CMA. menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan akademik para lulusan.
Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa tema pelantikan bukan sekadar slogan, melainkan panggilan moral bagi para insinyur untuk terus beradaptasi, berinovasi, dan berkontribusi secara global tanpa meninggalkan nilai-nilai lokal.
“Gelar insinyur yang kami peroleh hari ini bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Kami ingin melangkah bukan hanya sebagai lulusan, tetapi sebagai solusi bagi masyarakat,” ujarnya.
Acara ditutup dengan harapan agar para lulusan PSPPI Unika Atma Jaya mampu menjaga integritas profesi, menghasilkan karya inovatif, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.
Pelantikan ini menjadi bukti komitmen Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya dalam mencetak insinyur yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter, profesional, dan siap bersaing di tingkat global.
