Atma Jaya

Awards
Tagline


ENG | IND
 
Phobia
Berkenalan Dengan 
“FOBIA”


Pernahkah kamu merasa sangat ketakutan ketika melihat seekor ular/laba-laba, atau mungkin kamu merasa sangat takut atau tidak nyaman ketika sedang berada di dalam ruangan yang sempit, atau bahkan kamu mengalami ketakutan pada sesuatu yang sebenarnya tidak menakutkan. Hati-hati mungkin kamu mengidap penyakit yang biasa dikenal dengan sebutan “fobia”
Fobia adalah rasa ketakutan yang berlebihan terhadap sesuatu hal atau fenomena tertentu. Biasanya merupakan reflek kebiasaan yang sifatnya spontan tidak normal dan tidak terkendali.

Ketika penyakit kejiwaan ini kambuh biasanya muncul ciri-ciri psikis dan fisik. Ciri psikis adalah rasa cemas/ panik, tetapi tanpa dasar yang jelas, sedangkan ciri fisik misalnya : gemetar, jantung berdebar-debar, terkadang disertai nafas tersengal-sengal.
Fobia terbentuk di dalam diri seseorang karena pengalaman buruk ataupun rentetan peristiwa yang sangat menakutkan (traumatik) dimasa lalu, rentang waktu terbentuknya fobia dapat dimulai sejak kanak-kanak seperti trauma kelahiran hingga dewasa. “gw takut banget sama ayam. Soalnya waktu masih kecil, gw pernah dipatok ayam jago sampe sekarang kalo ngeliat ayam gw takut banget”. Ujar Renty yang mengidap Alektrophobia. 

Biasanya setiap orang yang normal memiliki kemampuan untuk mengatasi rasa takut yang dihadapinya. Namun jika terus menerus berhadapan dengan subjek fobia maka hal tersebut dapat menyebabkan dimana mental seseorang menjadi terkena, yang disebabkan oleh ketidakmampuan orang yang bersangkutan dalam mengendalikan perasaan takutnya.
Gimana sih cara ngilangin fobia ?
Fobia ternyata bisa dihilangkan. Mungkin memang butuh waktu lama. Pertama-tama yang bersangkutan harus mengenali terlebih dahulu penyebab fobia. Pada beberapa kasus tertentu bisa jadi sumber masalah tidak dikenali. Hal tersebut karena peristiwanya sangat traumati/sudah lama terjadi.

Bapak Jefry misalnya, ia fobia terhadap ruangan berantakan, ia langsung merasa mual. Namun ketika ditanya penyebabnya ia menjawab iapun tidak tahu. Lia sangat takut dan sangat benci melihat ruangan yang berantakan.
Salah satu cara yang dapat membantu mengurangi fobia / sumber fobia adalah dengan cara desensitisasi (pembiasaan). Penyebab fobia / sumber fobia didekati (didesensitisasi) secara bertahap, namun hal ini biasanya memerlukan tekad yang sangat kuat & merupakan waktu.

Cara lain adalah dengan menimbulkan motivasi lain yang lebih kuat dalam diri seperti : motivasi uang pada acara “fear factor” atau saat dipuncak ketakutan naik roller coaster. Walaupun perubahan dapat berlangsung cepat namun hal ini perlu keberanian yang tinggi.
Atau dengan cara melakukan self hipnotis. Dalam keadaan relax, orang yang mengidap fobia menyediakan diri untuk melepaskan emosi negatif yang terkena (katarsis) namun hal ini memerlukan keterampilan melakukan self hipnotis terlebih dahulu. Jika usaha secara pribadi sudah dilakukan namun belum juga berhasil, kamu dapat meminta bantuan seorang therapis untuk membantu kamu.

 

Kalender
S S R K J S M
    1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31
bottom