Atma Jaya

Awards
Tagline


ENG | IND
 
Asia Youth International Model United Nations 2019

International Global Network (IGN) kembali mengadakan acara AYIMUN di Putrajaya, Malaysia pada tanggal 25-28 Agustus 2019 kemarin. AYIMUN sendiri pertama kali diadakan pada tahun 2017. Model United Nations (MUN) merupakan acara simulasi konferensi PBB, di mana para peserta dapat merasakan langsung apa yang terjadi saat konferensi PBB. 

 

            Acara ini dimulai pada tanggal 25 Agutus 2019 dengan kedatangan di bandara Kuala Lumpur,  panitia kemudian menjemput peserta dan menyediakan transportasi menuju hotel yang sudah dialokasikan  untuk masing-masing peserta (untuk yang memiliki paket akomodasi full). Peserta pun melakukan  registrasi  di hotel masing-masing untuk mendapatkan nametag peserta dan kartu kamar hotel. Sekitar  pukul 18.00 waktu Malaysia, AYIMUN 2019 dibuka dengan grand symposium dan makan malam bersama.  Pada acara itu, peserta duduk di meja-meja yang sudah disediakan sambil mendengarkan beberapa kata  sambutan serta pidato singkat dari pembicara-pembicara dan tamu undangan, seperti Putri Indonesia,  Frederika Cull, dan pendiri Sandya Institute, Diovio Alfath. Hari pertama pun selesai dengan pembukaan  AYIMUN 2019 dan pembagian AYIMUN tool kit yang berisikan tas, binder, dan alat tulis.

 

            Hari kedua, 26 Agustus 2019, peserta berkumpul di Putrajaya International Convention Center  (PICC) pukul 09.00 waktu setempat untuk memulai sesi konferensi yang sudah dibagi ruangannya sesuai  masing-masing konsil yang ada. Terdapat 17 konsil pada acara ini, yaitu FAO, WHO, UNEP, UNSC, IOM,  UNHCR, UNDP, UN Women, UNICEF, UNISDR, AU, UNCTAD, UNTFHS, WTO, Asean-European Union,  dan OIC. Hari kedua selesai pada pukul 17.00 dan dilanjutkan dengan waktu bebas untuk para peserta.  Ada yang pergi ke pusat perbelanjaan terdekat, ada juga yang ke Kuala Lumpur untuk melihat Twin  Tower yang menjadi ikon negara Malaysia.

 

            Hari terakhir AYIMUN 2019, pada tanggal 27 Agustus 2019 peserta kembali berkumpul di PICC untuk melakukan sesi konferensi singkat hingga sekitar pukul 13.00 waktu setempat. Kemudian, peserta diberi waktu bebas dan bersiap-siap untuk acara penutupan AYIMUN 2019 pada pukul 18.00 di PICC. Para peserta disarankan untuk menggunakan pakaian adat atau tradisional dari masing-masing negara. Dari Indonesia pun ada yang memakai kebaya, batik, bahkan pakaian adat dari berbagai provinsi lainnya. Begitu pula dengan peserta dari negara lain, ada yang dari India, Afrika, Cina, dan masih banyak lagi. Acara AYIMUN 2019 ini ditutup dengan pembagian penghargaan bagi peserta-peserta yang memenuhi kualifikasi. Di antaranya terdapat penghargaan: Best Delegate, Best Position Paper, Honorable Mention, Most Outstanding Delegate, dan Verbal Commendation.

 

            Menurut saya, acara ini merupakan salah satu pengalaman paling berkesan dan sangat berguna untuk anak-anak muda jaman sekarang. Berlibur sekaligus menambah pengalaman dan ilmu. Acara ini mengajarkan saya untuk lebih aware terhadap isu-isu yang terjadi di dunia serta membantu saya untuk berpikir lebih kritis. Tak hanya itu, para peserta juga mendapat kesempatan untuk menjalin pertemanan antarnegara. Pengalaman yang sangat berkesan dan sayang untuk dilewatkan!

Kezia Irawan

Kalender
S S R K J S M
    1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31
bottom