Atma Jaya

Awards
Tagline


ENG | IND
 
Workshop on Academic Writing for International Publication : Usaha Tingkatkan Ketrampilan dan Kontribusi Jumlah Publikasi Internasional

 Jakarta, 8 Juli – Dalam rangka meningkatkan ketrampilan dan kontribusi jumlah publikasi internasional dari peneliti dan dosen di Indonesia, Unika Atma Jaya bekerja sama dengan The American Institute for Indonesian Studies (AIFIS) melaksanakan program ‘Workshop on Academic Writing for International Publication’ yang dilaksanakan dari tanggal 8-10 Juli di Ruang Multimedia Gedung K2, Kampus 1 Semanggi.

 

(Kiri ke kanan) Paul Nerney, Siddharth Chandra, Dr. Paul H. Kratoska, dan Susan Lopez-Nerney

 

Program ‘Workshop on Academic Writing for International Publication’ ini mengundang empat pembicara sekaligus pendamping yang kompeten dibidangnya. Keempat nama tersebut ialah, Dr. Siddharth Chandra (Michigan State University) yang merupakan presiden AIFIS dan direktur The Asian Studies Center and Professor of Economics in James Madison College di Michigan State University; lalu Dr. Paul H. Kratoska (Publishing Director and formerly Director of National University of Singapore Press at the NUS); kemudian Susan Lopez-Nerney (Designed, coordinated and taught language, writing and professional communication courses for undergraduates and graduates in the Centre for English Language Communication at the NUS); dan yang terakhir Paul Nerney (Designed, taught and coordinate courses in English as a Second Language and English as a First-School Language for the Centre for English Language).

 

Turut hadir Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemenristek Dikti Prof. Ismunandar, Ph.D. dalam sambutannya, Beliau mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada AIFIS dan Unika Atma Jaya atas dilaksanakannya program seperti ini dan juga beberapa pihak yang terlibat. Beliau juga mengungkapkan keresahannya soal beberapa universitas di Indonesia yang menerbitkan banyak sekali tesis dan disertasi, tetapi tidak banyak dari terbitan tersebut muncul dalam jurnal dan buku ilmiah, dan pengaruh materi yang diterbitkan juga sedikit. “Kami, pemerintah, sangat mendukung kegiatan seperti ini untuk mendorong ketrampilan melalui bimbingan serta diskusi permasalahan yang kerap timbul oleh para peneliti dan dosen kita soal publikasi internasional ini,” ujarnya saat memberikan sambutan.

 

Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemenristek Dikti Prof. Ismunandar, Ph.D.

 

 

Hal senada juga diutarakan Kepala Pusat Kajian Bahasa dan Budaya (PKBB), Yanti, Ph.D. Beliau menjelaskan pelaksanaan program ini muncul karena keprihatinan akan terbatasnya atau kurangnya jumlah publikasi internasional dari beberapa peneliti dan dosen di Indonesia. Ia melanjutkan alasan dilaksanakannya program ini selama tiga hari, harapannya dengan waktu yang lebih banyak para peserta dapat berkonsultasi langsung tentang materi mereka sendiri untuk meningkatkan kualitas tesis atau disertasi tersebut dan dapat dipublikasi secara internasional. “Seringkali diantara kita kerap menjumpai soal penyampaian ide yang kurang pas atau tidak mengiktui gaya bahasa dengan benar misal salah satunya adalah isu penggunaan bahasa Inggris yang notabenya bukan bahasa utama kita,” ujarnya. Beliau menambahkan lagi beberapa ada juga yang memiliki ide bagus namun masih kurang dalam hal pemaparannya yang berujung tidak diterimanya tesis dan disertasi tersebut.

 

Pada pelaksanaan program kali ini, Unika Atma Jaya sendiri diwakilkan oleh enam dosen dan satu mahasiswa Strata 3 (S3) dan selebihnya merupakan institusi lain seperti salah satu contohnya dari Bandung. (SG)

 

 

 

Kalender
S S R K J S M
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31
bottom