Atma Jaya

Awards
Tagline


ENG | IND
 
Temu Kebangsaan Orang Muda 2018

Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin saat menyampaikan materi

 

“Hidup di tengah keberagaman perlu adanya toleransi dan hakikat toleransi itu adalah menghargai  dan menghormati setiap perbedaan serta bukan menegasikan satu sama lain,” ujar Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin dalam ceramahnya pada pembukaan acara Temu Kebangsaan Orang Muda 2018.

 

Temu Kebangsaan Orang Muda merupakan kegiatan yang sudah tiga kali berturut-turut dilaksanakan. Kegiatan ini digagas oleh beberapa lembaga yang di antaranya adalah Jaringan Gusdurian, BPR PGI (Biro Pemuda Remaja Persekutauan Gereja-gereja di Indonesia), Komkep KWI (Komisi Kepemudaan Konferensi Wali Gereja Indonesia), ANBTI (Aliansi Nasional Bhinneka Tunggal Ika), dan DPN Peradah (Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia). Kali ini kegiatan tersebut dilaksanakan di Cico Resort, Kabupaten Bogor, selama tiga hari mulai 27 hingga 29 April 2018.

 

Mahasiswa Unika Atma Jaya yang mengikuti acara Temu Kebangsaan

 

Acara ini bertujuan untuk membangun perspektif bersama atas berbagai masalah bangsa sekaligus untuk menyusun rencana kerja  kolektif di antara kaum muda  pengerak perubahan sosial, guna menjawab banyaknya masalah bangsa dan kompleksnya tantangan  jaman yang harus dihadapi bersama. Pertemuan tersebut tidak lagi membahas masalah-masalah sekat agama, melainkan membahas fenomena-fenomena yang terjadi di Indonesia yang melunturkan nilai-nilai kesejahteraan dan bagaimana merawat Indonesia melalui revitalisasi nilai-nilai Pancasila.

 

Pada pertemuan tersebut, ada empat yang menjadi masalah utama di Indonesia yang dijadikan bahan diskusi oleh kaum muda yaitu, pertama, lingkungan, perubahan iklim dan kerusakan lingkungan menjadi tantangan orang muda, kini dan hari esok; kedua, korupsi, budaya korupsi yang merusak ke semua sendi kehidupan, bagaimana orang muda merespons problem ini; ketiga, media, gelombang informasi yang bertubi-tubi dan banyaknya hoax, membuat orang muda harus lebih cerdas dalam menerima  maupun memproduksi informasi; keempat, pendidikan, menggapai pendidikan setinggi langit adalah cita-cita orang muda, bagaimana orang muda mengembangkan diri, mengasah keterampilan dan wawasan untuk membangun untuk peradaban yang lebih baik.

 

Untuk membawa perubahan bagi Indonesia yang  sejahtera perlu adanya tangan-tangan kaum muda yang peduli dan berani melawan dan menjawab tantangan-tantangan atas fenomena-fenomena yang menghambat kesejahteraan rakyat Indonesia.

 

Foto bersama seusai acara

Kalender
S S R K J S M
          1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30  
bottom