Atma Jaya

Awards
Tagline


ENG | IND
 
Burden of Disease dan Universal Health Care dalam Jaminan Kesehatan Nasional

Kita semua mendambakan dunia dimana kondisi kesehatan kita terjamin baik dengan kebijakan dalam sistem. Pada Jumat (2/2) dalam acara Policy Dialog di Aula Gedung Yustinus Lt. 14 Kampus 1 Semanggi, Unika Atma Jaya, Dr. Nafsiah Mboi,  SpA, M.P.H. mendiskusikan materi terkait topik kesehatan universal, lebih tepatnya Global Burden of Disease dan Universal Health Care dalam Jaminan Kesehatan Nasional.

 

Apa itu Burden of Disease? Burden of Disease adalah usaha sistematik dan ilmiah untuk mengukur besarnya perbandingan health loss dari semua macam penyakit mayor untuk masyarakat semua umur, jenis kelamin dan kondisi geografis dari waktu ke waktu. Burden of Disease (BoD) sudah dipakai di banyak negara dan di dunia, BoD serta Universal Health Care sangat berhubungan.

 

Dalam pengukuran kesehatan masyarakat terdapat istilah DALY atau Disability-Adjusted Life Year, yaitu angka kematian yang disebabkan karena disabilitas, kematian premature, penyakit yang melumpuhkan dan road injury. Tingginya angka DALY dalam masyarakat menunjukkan kualitas kesehatan yang tidak baik. Global Burden of Disease (GBD) dapat dimanfaatkan untuk mengurangi DALY, dengan digunakan sebagai identifikasi kebutuhan, penetapan prioritas seperti dalam pembangunan infrastruktur, SDM, obat-obatan, dan laboratorium GBD pada tahun 2016 sudah menjadi sub-national dalam tujuh negara dan bercita-cita untuk mencakup kesehatan universal.

 

Dr. Nafsiah saat sedang menjelaskan tentang Global Burden of Disease

 

Dalam kasus di Indonesia, penyebab kematian tertinggi dari tahun 2005 hingga 2016 adalah cerebrovascular disease, ischemic heart disease, dan TBC yang termasuk CMNM (Communicable, maternal, neonatal & nutritional disease).

 

“Ketiga penyebab kematian ini tetap konsisten menjadi tiga peringkat pertama dalam sebelas tahun dan ini berarti kebijakan kesehatan harus ditinjau kembali,” jelas Dr. Nafsiah.

 

Selain penyakit, penyebab utama disabilitas di Indonesia adalah lowback & neck pain yang dalam sepuluh tahun mengalami kenaikan presentase hingga 24,8% persen. Setelah dianalisa, data DALY Indonesia menunjukkan penyebab kematian dan disabilitas tertinggi adalah ischemic heart disease, cerebrovascular disease, dan diabetes, yang merupakan penyakit tidak menular. Oleh karena itu, kebijakan kesehatan diupayakan agar lebih terfokus pada penyakit tidak menular. Kesimpulan dari data dan analisa adalah bahwa GBD telah dimanfaatkan oleh banyak negara termasuk Indonesia, dan national BoD akan sangat membantu penyusunan kebijakan, strategi, dan penguatan sistem kesehatan menuju cakupan semesta di Indonesia.

 

Foto bersama seusai diskusi

 

Dalam diskusi bersama Dinna Wisnu, Ph. D terkait jaminan kesehatan nasional dan kaitannya dengan GBD, beliau menjelaskan bahwa jaminan kesehatan nasional bertujuan untuk memberikan rasa aman bagi warga negara dalam hal kesehatan. Dalam presentasi dijelaskan tentang pilar jaminan sosial, pertama-tama bahwa rasa aman warga negara ditopang oleh asuransi sosial, bansos, dan sponsor, yang akan mendukung hal-hal seperti kendali harga, pelayanan, akuntabilitas, transparansi pengelolaan, dan kendali mutu. (ST) 

Kalender
S S R K J S M
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31
bottom