Atma Jaya

Awards
Tagline


ENG | IND
 

Home » Fakultas » Info Fakultas

Peraturan Akademik Farmasi

 

 

 

Peraturan akademik ini dibuat untuk melengkapi Peraturan Akademik Universitas yang sudah ada dan berlaku.

 

SISTEM PELAKSANAAN PENDIDIKAN

  1. Sistem pelaksanaan pendidikan yang dilaksanakan adalah Sistem Kredit berbasis paket. Setiap tahun ajaran dibagi menjadi dua semester, dan dimungkinkan ada kegiatan akademik di antara dua semester tersebut.
  2. Permulaan dan berakhirnya setiap semester diatur oleh oleh universitas. Kalender akademik dapat dilihat pada Kalender Akademik Saku yang dibagikan pada setiap mahasiswa atau dapat dilihat di www.atmajaya.ac.id.

 

BEBAN KULIAH DAN PRAKTIKUM

  1. Beban kuliah yang menyangkut beban studi, mahasiswa dan mengajar dosen dalam satuan kredit semester atau disingkat sks.
  2. Beban pendidikan untuk Program Sarjana paling sedikit 145 sks yang terdiri dari 133 sks mata kuliah wajib dan 12 sks mata kuliah pilihan. Mahasiswa diperkenankan mengambil beban pendidikan yang lebih besar dari 145 sks tetapi paling banyak 150 sks.
  3. Yang dimaksud dengan 1 (satu) sks adalah kegiatan pendidikan yang setara dengan 170 menit dalam seminggu. Bagi mahasiswa 1 (sks) setara dengan kegiatan pedidikan selama 170 menit yang terdiri dari kegiatan belajar dengan tatap muka 50 (lima puluh) menit per minggu yang terjadwal, kegiatan belajar dengan penugasan terstruktur 60 (lima puluh) menit per minggu dan kegiatan belajar mandiri 60 (enam puluh) menit per minggu.
  4. Satu sks praktikum adalah 170 (seratus tujuh puluh) menit per minggu per semester.
  5. Perhitungan sks praktik lapangan sesuai dengan perhitungan sks praktikum.

 

MATA KULIAH PRASYARAT

  1. Mata kuliah prasyarat (pre-requisite) adalah mata kuliah yang menjadi persyaratan bagi suatu pengambilan mata kuliah tertentu yang dipersyaratkan.
  2. Apabila suatu mata kuliah mempunyai mata kuliah prasyarat, maka pengambilan mata kuliah tersebut hanya dibenarkan apabila yang bersangkutan telah menempuh mata kuliah yang dipersyaratkan, dan minimal sudah mempunyai nilai C dengan memenuhi semua komponen penilaian.

 

DOSEN PEMBIMBING AKADEMIK

Pembimbing Akademik (PA) adalah dosen yang ditetapkan untuk membimbing mahasiswa serta memberikan informasi dan nasehat yang bersifat akademik maupun nonakademik.

 

TUGAS DOSEN PEMBIMBING AKADEMIK

Mengarahkan mahasiswa dalam menyusun rencana studinya sehingga mahasiswa dapat menyelesaikan studinya dalam waktu yang optimal sesuai dengan kemampuannya dan mencegah mahasiswa putus studi (Drop Out), dengan cara:

  1. Memberikan peringatan kepada mahasiswa apabila prestasi akademiknya rendah.
  2. Mengikuti perkembangan studi mahasiswa yang dibimbingnya dengan cara memberikan konseling dalam membantu mahasiswa memecahkan masalah-masalah pribadi yang mempengaruhi studi.
  3. Memberitahukan kepada mahasiswa bahwa ia mungkin tidak dapat menyelesaikan studi dalam batas masa studi (terancam DO), apabila prestasi akademiknya senantiasa rendah.
  4. Mengirim surat kepada Wakil Dekan agar mahasiswanya diberikan surat teguran, apabila prestasi akademiknya rendah sehingga terancam DO.
  5. Mengingatkan mahasiswa untuk mengembangkan soft skills dalam rangka memenuhi jumlah SKP minimal yang ditetapkan sebagai syarat kelulusan S. Farm.

 

HAK DAN KEWAJIBAN MAHASISWA YANG DIBIMBING TERHADAP PEMBIMBING AKADEMIKNYA

Mahasiswa yang dibimbing oleh Pembimbing Akademik memiliki hak

  1. Memperoleh informasi tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan studi di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Unika Atma Jaya.
  2. Memperoleh pengarahan dalam menyusun rencana studi setiap semester
  3. Memperoleh bimbingan dan konseling baik masalah akademik maupun nonakademik seperti :
  • Kelancaran mengikuti perkuliahan
  • Teknik belajar yang baik
  • Teknik memperoleh sumber-sumber belajar
  • Pengaturan dan penjadwalan waktu yang baik
  • Teknik meningkatkan motivasi berprestasi
  • Teknik mengatasi masalah-masalah yang dapat mempengaruhi keberhasilan studi
  1. Menemui dan berkonsultasi pada Pembimbing Akademik minimal 3 kali per semester agar keberlangsungan akademik mahasiswa berjalan efektif dan efisien, serta dapat mencegah dan mengatasi masalah yang muncul.

 

Mahasiswa yang dibimbing oleh Pembimbing Akademik memiliki kewajiban:

  1. Menemui dan berkonsultasi dengan Pembimbing Akademik
  2. Menjalin hubungan yang baik, terbuka, dan saling mempercayai dengan Pembimbing Akademiknya.
  3. Mendengarkan/memperhatikan nasehat dan pengarahan Pembimbing Akademik.
  4. Bertanggung jawab terhadap semua keputusan yang telah diambil setelah mendapat nasehat/pengarahan Pembimbing Akademik.

 

SIKLUS ADMINISTRASI AKADEMIK SATU SEMESTER

Perencanaan studi (My Planner), pendaftaran mata kuliah per semester (enrollment), Cuti kuliah, mundur (withdrawl), boloh kuliah (dismissal), dan hasil studi mengikuti Buku Saku Mahasiswa Universitas tentang siklus administrasi akademik satu semester.

 

EVALUASI BELAJAR

  1. Sistem penilaian dilakukan dengan ujian tulis, ujian lisan, ujian praktek, atau pemberian tugas khusus.
  2. Ujian terdiri atas Ujian Akhir Semester (UAS) dan Ujian Tengah Semester (UTS). UAS dilakukan pada akhir semester dan sebelumnya dilakukan satu kali atau lebih UTS.
  3. UAS dan UTS dilaksanakan oleh dosen dan dikoordinasikan oleh fakultas sesuai dengan kalender akademik atau fakultas.
  4. Setelah UAS setiap semester fakultas dapat menyelenggarakan Ujian Perbaikan. Ujian Perbaikan hanya dapat diikuti oleh mahasiswa yang sudah mempunyai mata kuliah yang akan diperbaiki atau sudah mempunyai syarat-syarat menempuh ujian.
  5. Ujian perbaikan dapat diikuti secara sukarela oleh mahasiswa dan pelaksanaannya akan diatur oleh fakultas tersendiri.
  6. Mahasiswa yang tidak dapat mengikuti UTS/UAS karena sakit, keluarga dekat meninggal, melaksanakan tugas fakultas/universitas/negara atau alasan yang dapat diterima oleh fakultas dapat meminta Ujian Susulan. Pemberitahuan mengenai ketidakhadiran dan alasannya harus disampaikan ke Bagian Akademik Fakultas paling lambat dua hari setelah ujian mata kuliah yang diujikan selesai.
  7. Mahasiswa yang tidak bisa mengikuti Ujian Perbaikan dengan alasan apapun, tidak berhak meminta Ujian Perbaikan Susulan.
  8. Ujian Skripsi akan diatur dengan Peraturan Fakultas tentang Peraturan Skripsi.
  9. Untuk menempuh ujian mahasiswa harus memenuhi syarat-syarat:

–     Tercatat sebagai mahasiswa pada semester yang bersangkutan

–     Memenuhi persyaratan administrasi akademik untuk mengikuti ujian.

–     Yang dimaksud dengan persyaratan administrasi akademik untuk mengikuti ujian adalah:

  • Mencantumkan mata kuliah yang ditempuh di dalam KRS semester yang bersangkutan
  • Mendaftarkan diri di Bagian Akademik Fakultas, dan
  • Hadir dalam kegiatan akademik (kuliah atau praktikum) sekurang-kurangnya 75% dari seluruh kegiatan akademik yang dijadwalkan.

 

PENILAIAN

Penilaian mengikuti sistem penilian dalam Buku Saku Mahasiswa Universitas tentang kategori nilai.

 

EVALUASI HASIL STUDI

  1. Evaluasi hasil studi dilaksakan pada akhir semester dan akhir tahap pendidikan
  2. Untuk mengevaluasi hasil studi mahasiswa digunakan Indeks Prestasi atau IP.
  3. Evaluasi hasil studi pada akhir program pendidikan dipergunakan sebagai dasar untuk menentukan apakah mahasiswa telah menyelesaikan program studinya yang ditentukan pada tahap pendidikan yang bersangkutan.
  4. Evalusi hasil studi dan IP mengikuti Buku Saku Mahasiswa Universitas tentang Evaluasi Keberhasilan Studi dan Putus Studi serta Indeks Prestasi.

 

KELULUSAN

Untuk mendapatkan gelar Sarjana Farmasi (S.Farm.), mahasiswa harus memenuhi ketentuan sebagai berikut:

  1. menyelesaikan 145 SKS termasuk Skripsi dengan IPK sekurang-kurangnya 2.76
  2. nilai C adalah nilai minimal untuk semua mata kuliah, sekaligus pula merupakan nilai minimal yang tercantum dalam Transkrip Akademik.
  3. lulus ujian Skripsi dengan nilai minimal B.
  4. menunjukkan bukti Sertifikat Nilai TOEFL (Atma Jaya English Language Test) / sejenisnya dengan skor 450, yang bisa diambil sepanjang masa studi.
  5. menunjukkan bukti pengumpulan SKP sebanyak 15 SKP dengan proporsi sesuai ketentuan Universitas.

 

Ketentuan kelulusan mahasiswa yang lain diatur mengikuti Buku Saku Mahasiswa Universitas tentang Kelulusan.

 

YUDISIUM

  1. Yudisium adalah suatu rapat yang dihadiri oleh pengurus fakultas dan para pengampu mata kuliah dan mata praktikum.
  2. Rapat yudisium jika tidak ada kasus khusus diadakan 1 kali setiap semester, baik semester ganjil maupun semester genap.
  3. Untuk dapat dibicarakan dan diputuskan status kelulusannya dalam yudisium, mahasiswa diharuskan mendaftarkan diri di Bagian Akademik.
  4. Keputusan tentang hasil akhir tahap pendidikan sarjana ditentukan oleh yudisium.
  5. Keputusan apakah mahasiswa telah menyelesaikan tahap pendidikan ditentukan oleh yudisium.

 

 

BATAS WAKTU STUDI

Batas waktu studi mengikuti Buku Saku Mahasiswa Universitas tentang Batas Waktu Studi.

 

SKRIPSI

  1. Skripsi adalah laporan tertulis hasil penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa dengan bimbingan dosen Pembimbing Skripsi sebagai syarat untuk memperoleh derajat Sarjana Farmasi (S. Farm).
  2. Petunjuk pelaksanaan skripsi akan diatur oleh Peraturan Fakultas tersendiri tentang Peraturan Skripsi.

 

SANKSI AKADEMIK

  1. Mahasiswa dan/atau dosen yang melanggar peraturan akademik dapat dikenai sanksi akademik yang dimaksudkan untuk tujuan mendidik.
  2. Pelanggaran akademik bisa berupa: ketidakjujuran, pemalsuan, penipuan, plagiasi, penyontekan, perbuatan asusila, ketidakdisiplinan, pembangkangan, dan perbuatan lain yang bisa dikategorikan melanggar aturan akademik.
  3. Bentuk sanksi akademik akan ditentukan kemudian oleh Dekan maupun yang diberi wewenang memberikan sanksi. Sanksi bisa berupa teguran, peringatan, peringatan tertulis, pembatalan nilai ujian, larangan mengikuti kegiatan, pemecatan, dan sanksi lain yang sesuai.

 

PENUTUP

  1. Hal-hal yang menyangkut pelaksanaan akademik yang belum diatur dalam peraturan akademik ini akan ditentukan oleh Dekan sebagai peraturan fakultas.
  2. Dengan berlakunya peraturan ini, maka peraturan-peraturan akademik yang bertentangan dengan peraturan ini dinyatakan tidak berlaku lagi

Peraturan ini berlaku sejak ditetapkan dan akan ditinjau kembali jika terdapat kekeliruan-kekeliruan dalam penetapanny

 

PEDOMAN PERILAKU MAHASISWA

 

Sebagai bagian dari sopan santun berkehidupan bersama di antara sivitas akademika di Fakultas Kedokteran Unika Atma Jaya khususnya dan di Unika Atma Jaya pada umumnya, maka dipandang perlu ditetapkan Pedoman Perilaku Mahasiswa sebagai berikut:

 

SIKAP

  1. Menjunjung tinggi dan menjaga nama baik Unika Atma Jaya.
  2. Saling menghormati kepada dosen, karyawan, sesama mahasiswa dan juga kepada masyarakat pada umumnya
  3. Menghormati dan mentaati segala peraturan yang berlaku baik di fakultas maupun di universitas.

 

PERILAKU

  1. Ikut menciptakan suasana yang mendukung kelancaran kegiatan akademik antara lain masuk kuliah/praktikum tepat waktu, menjaga ketenangan selama proses perkuliahan/praktikum yang sedang berlangsung dan aktif mengikuti kuliah/praktikum.
  2. Ikut menciptakan suasana aman dan tenteram di lingkungan kampus.
  3. Menjaga keutuhan dan kelestarian milik fakultas/universitas, termasuk menjaga keindahan dan kebersihannya, demikian juga dengan hak milik orang lain.
  4. Ikut menciptakan iklim yang baik untuk pengembangan kepribadian.
  5. Melakukan pergaulan secara wajar dengan menghormati nilai-nilai agama, susila, dan kesopanan.

 

PENAMPILAN

  1. Berpakaian pantas dan rapi sesuai dengan sifat dan jenis kegiatan.
  2. Membawakan diri secara sopan baik di dalam ruang kuliah, ruang praktikum, maupun di luar ruang.

 

LARANGAN

  1. Membuat kegaduhan yang mengganggu perkuliahan atau praktikum yang sedang berlangsung.
  2. Melakukan kecurangan dalam bidang akademik, administratif, dan keuangan.
  3. Merokok, makan atau minum pada waktu mengikuti praktikum/kuliah.
  4. Membawa senjata tajam, melakukan perkelahian, melakukan pemerasan, melakukan pelecehan, serta membentuk geng/klik.
  5. Mengotori atau mencoret-coret meja, kursi, dan tembok; merusak dan mencuri hak milik fakultas/universias.
  6. Mengkonsumsi, mengedarkan, dan menyalahgunakan obat-obat keras, narkotika dan obat-obat berbahaya, atau minum minuman keras.
  7. Melakukan hal-hal yang melanggar susila.
  8. Berpakaian atau berpenampilan yang tidak sesuai dengan norma dan tata aturan yang berlaku di masyarakat, selama mengikuti kegiatan akademik.
  9. Mengenakan kaos oblong, celana atau pakaian robek-robek, dan sandal selama mengikuti kegiatan akademik.

 

SANKSI

Mahasiswa yang melanggar ketentuan-ketentuan tersebut di atas dapat:

  1. Ditegur secara lisan oleh dosen, karyawan, ataupun teman sesama mahasiswa.
  2. Ditegur secara tertulis oleh pimpinan laboratorium/bagian/fakultas/universitas.
  3. Diskors dari kegiatan akademik dan administratif dari pimpinan laboratorium/bagian/ fakultas/universitas.
  4. Dikeluarkan dari fakultas/universitas oleh dekan/rektor.

 

Pedoman perilaku ini melengkapi Peraturan Lain-lain yang terdapat dalam Buku Saku Mahasiswa Universitas.

Kalender
S S R K J S M
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31
bottom