EN | ID
 
Bincang-Bincang Seputar Unika Atma Jaya Periode Mei 2017

Jakarta, 2 Juni 2017 – Ujian Tes Masuk Gelombang V bersamaan dengan Bincang – Bincang Seputar Unika Atma Jaya Periode Mei 2017 dilangsungkan pada Sabtu (27/5). Diselenggarakan di tempat terpisah, tes masuk berlangsung di ruang kelas gedung BKS dan Yustinus, sedangkan bincang – bincang diselenggarakan di Gedung Yustinus lantai 14 Kampus Semanggi. Elisabeth Rukmini, Warek IV Unika Atma Jaya kembali menjadi pembicara dalam kegiatan bincang-bincang kali ini. Sebelum menghadiri acara Bincang – bincang, beberapa orang tua terlihat mendampingi putra – putrinya mencari ruang ujian.

 

 

Suasana tes masuk gelombang IV Reguler 

 

Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya adalah universitas yang berhasil meraih juara umum perguruan tinggi swasta di Kopertis Wilayah III. Unika Atma Jaya juga mendapatkan rangking 39 dari 1.477 dalam klarifikasi dan pemeringkatan perguruan tinggi (PT) di Indonesia dan merupakan lima besar PTS berakreditasi A di Kopertis Wilayah III.

 

Sebanyak 14 dari 21 program studi (prodi)  Unika Atma Jaya berhasil mendapatkan akreditasi A. Hal tersebut didukung dengan tenaga pengajar yang berkualitas. Dosen yang berlatar belakang pendidikan S2 sebanyak 68% dan 26% berlatar pendidikan S3. Softskill para mahasiswa juga turut dikembangkan sembari berkuliah dengan 77 organisasi kemahasiswaan (ormawa) sebagai bentuk pengembangan karakter.

 

Unika Atma Jaya memiliki beberapa fasilitas untuk mendukung dan menunjang kegiatan belajar mengajar mahasiswa. Lima diantaranya adalah Museum Anatomi, Modern Library, Laboratorium Fakultas Teknobiologi, Laboratorium Fakultas Teknik, dan Rumah Sakit Atma Jaya. Beberapa mitra yang membantu Unika Atma Jaya adalah Bank Central Asia (BCA), Panin Bank, Bank Mandiri, Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited (HSBC), Bank Danamon, dan masih banyak lagi.

 

Elisabeth Rukmini sedang memaparkan materi

 

Acara Bincang – Bincang pada Sabtu (27/5) lalu juga turut menghadirkan Putri Shima Yulia yang merupakan alumni Fakultas Pendidikan dan Bahasa (FPB) Unika Atma Jaya. Setelah lulus, Putri tidak harus sampai menunggu panggilan kerja. Sehari sebelum sidang, Putri sudah mendapatkan pekerjaan sebagai guru Taman Kanak-Kanak (TK) di Santa Maria Juanda. Putri sempat berbagi cerita kepada para orang tua yang hadir bahwa alasan Santa Maria Juanda langsung merekrutnya bekerja adalah karena lulusan Unika Atma Jaya yang terpercaya kualitasnya.

 

Putri juga menjelaskan awal dirinya memilih prodi Bimbingan Konseling karena peluang kerjanya luas, tidak hanya di bidang pendidikan saja tetapi juga bisa di perusahaan atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) sebagai HRD (Human Resource Development), trainer dan lainnya.

 

“Berkuliah di Unika Atma Jaya adalah pengalaman yang menyenangkan. Dosen – dosennya berjiwa muda, selalu bersedia sharing dengan para mahasiswanya dan tidak pandang unsur – unsur Suku, Ras, Agama, dan Antargolongan (SARA),” seru Putri.

 

Putri juga mengatakan bahwa berkuliah di Unika Atma Jaya tidak hanya belajar akademik atau pengetahuan saja tetapi juga belajar bagaimana cara mengembangkan penerapan teorinya. “Dengan menjadi aktif di ormawa, saya jadi lebih terbiasa berkomunikasi dengan orang lain terlebih dengan orang yang lebih tua. Selain itu, saya juga belajar toleransi dengan keberagaman SARA yang ada di kampus,” tambahnya.

 

Di penghujung acara Putri mengajak para orang tua yang hadir untuk tidak takut mempercayakan anaknya berkuliah di Unika Atma Jaya karena yang diasah tidak hanya pengetahuan akademiknya saja tetapi juga  softskill nya agar siap bersaing di dunia kerja. (IN/SH)

 

Suasana talkshow dengan Putri Simaluia

S S R K J S M
        1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30  
bottom
Copyright © 2016 Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya - All right reserved