EN | ID
 
#AussieBangetCorner Launching at Unika Atma Jaya

Jakarta, 4 Juni 2017 - International National Office Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya menyelenggarakan prosesi peresmian #AussieBangetCorner di Kampus Semanggi, Selasa (30/5) silam bertempat di Hall B Unika Atma Jaya. Acara dilanjutkan dengan potong pita di Aussie Corner (seberang ruang diskusi Unika Atma Jaya).

 

Kegiatan potong pita adalah sebagai tanda bahwa Aussie Corner telah resmi dibuka. Sebelum menghadiri acara, Agustinus Prasetyantoko (Rektor Unika Atma Jaya), Elisabeth Rukmini (Wakil Rektor IV Unika Atma Jaya), Yohanes Eko Widodo (Dekan Fakultas Ilmu Administrasi Bisnis dan Ilmu Komunikasi Unika Atma Jaya) melakukan ramah tamah dan bincang - bincang bersama Paul Grigson (Australian Ambassador to Indonesia) sembari menikmati kopi di Le Cafe milik Program Studi Hospitality Unika Atma Jaya. Hans Christian, salah satu mahasiswa prodi Komunikasi angkatan 2014 menjadi Master of Ceremonies dalam event  launching ini.

 

Dr. Agustinus Prasetyantoko dalam sambutannya sebagai rektor menyambut hangat kedatangan Paul Grigson beserta para mahasiswa yang hadir. Ini adalah kesempatan terakhir yang bagus sebelum para mahasiswa memasuki masa ujian. Menurut  beliau,  dibukanya Aussie Corner adalah hal yang bagus karena dapat memfasilitasi mahasiswa yang memiliki minat untuk belajar di Australia.

 

Saat Paul Grigson memberikan sambutan

 

Paul Grigson dalam sambutannya mengatakan terima kasih karena Unika Atma Jaya telah menyambut dirinya selama dirinya ada disini. “Ini adalah kerja sama yang baik, saya berharap program ini dapat membantu mahasiswa - mahasiswa yang tertarik belajar ke Australia,” ujarnya. Tentunya, ada banyak beasiswa yang dapat menunjang hal tersebut, baik beasiswa dari Australia maupun beasiswa dari Indonesia seperti Dikti.

 

Program Aussie Corner bertujuan untuk lebih mendorong mahasiswa Unika Atma Jaya agar tertarik belajar di Australia. Jadi, tempat tersebut dibuka agar para mahasiswa mendapatkan informasi baik tentang beasiswa maupun tentang situasi dan kondisi universitas - universitas di Australia. ""Saya sudah mengunjungi Unika Atma Jaya beberapa kali, dan ini adalah universitas yang hebat dan bertumbuh. Saya harap ini dapat meningkatkan peluang dan kesempatan para mahasiswa untuk belajar di Australia," ungkap Paul Grigson.

 

Beberapa hubungan partnership yang dekat juga terjadi antara Australia dan Unika Atma Jaya. Tahun lalu ada sekitar 100 mahasiswa Australia yang berkunjung dan belajar di Unika Atma Jaya.

 

Erwin Karnadi, salah satu alumni pelajar dari Australia berbagi pengalamannya di acara tersebut. Menjadi mandiri adalah hal yang penting. Banyak pelajar yang bekerja part time sembari berkuliah. Ada bekerja di bioskop ataupun bekerja di restoran untuk membantu biaya kuliah mereka. Selain itu, disana juga belajar tentang pentingnya kemampuan untuk mengungkapkan pikiran. "Di Australia, tidak perlu khawatir masalah transportasi," ujar Erwin. (IN)

S S R K J S M
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30  
bottom
Copyright © 2016 Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya - All right reserved